Media Pendidikan – 21 April 2026 | Band legendaris KOTAK bersama grup indie Lomba Sihir akan menjadi bintang utama dalam rangkaian Semesta Berpesta 2026 yang akan digelar di Pantai Mertasari, Sanur, Bali pada 25 April mendatang. Acara ini menonjolkan kolaborasi lintas genre, menggabungkan musik, fashion, kuliner, serta produk UMKM dalam satu panggung megah.
Semesta Berpesta merupakan festival yang dirancang dengan empat pilar utama: Suara Semesta (The Ultimate Anthem), Suara Rasa (The Symphony of Taste), Suara Gaya (The Loudness of Style), dan Suara Raga (The Rhythm of Body). Pada edisi Bali, selain penampilan KOTAK dan Lomba Sihir, panggung juga akan dihiasi oleh Meiska, Milledenials, serta artis‑artis ternama lain seperti Nidji, Barasuara, The Changcuters, Rony Parulian, Aftershine, dan Salma Salsabil yang akan mengisi tur ke delapan kota besar sebelum mencapai Jakarta pada 15–16 Agustus 2026.
Roadshow yang mencakup Yogyakarta, Malang, Bandung, Bogor, Bekasi, dan Makassar diperkirakan akan menyentuh rata‑rata 200.000 penonton di tiap kota. “Semesta Berpesta bukan hanya event, tapi ekosistem,” ujar Managing Director B‑Universe, Apreyvita Wulansari, dalam pernyataan resmi. “Kami ingin menciptakan ruang di mana kreator, brand, dan komunitas dapat terhubung, berkolaborasi, dan merayakan pop culture Indonesia bersama.”
Selain konser, festival menyediakan beragam kegiatan interaktif, mulai dari sesi Zumba, Asia Pop Playground, Art Workshop, High School Takeover, hingga lomba mewarnai untuk anak‑anak. Semua aktivitas ini dirancang untuk menghidupkan suasana budaya pop yang inklusif dan mengundang partisipasi semua kalangan.
Lokasi Pantai Mertasari dipilih karena kapasitasnya yang memadai untuk menampung ribuan penonton sekaligus menyediakan area terbuka yang nyaman bagi para pengunjung. Dengan latar belakang laut Bali, festival diharapkan menjadi destinasi wisata musik yang memperkuat citra Bali sebagai pusat budaya sekaligus destinasi liburan kelas dunia.
Semesta Berpesta 2026 menargetkan lebih dari satu juta pengunjung secara keseluruhan, menggabungkan kehadiran artis nasional dan internasional serta dukungan dari pelaku UMKM lokal. Penyelenggara menekankan komitmen terhadap keberlanjutan, dengan upaya pengelolaan sampah, penggunaan energi terbarukan, dan promosi produk lokal yang ramah lingkungan.
Dengan agenda yang padat dan konsep ekosistem budaya, Semesta Berpesta di Bali diharapkan menjadi tonggak baru dalam industri festival musik Indonesia, sekaligus memberi dorongan signifikan bagi ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.


Komentar