Media Pendidikan – 20 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade mengapresiasi langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang terus mengevaluasi tata kelola Bantuan Makanan Gizi (MBG). Ia menilai upaya tersebut mencerminkan komitmen pemerintah agar program berjalan tepat sasaran, transparan, dan minim kebocoran.
Komisi VI DPR RI melakukan kunjungan ke salah satu dapur MBG di Pekanbaru bersama Wali Kota Agung Nugroho, Jumat, 19 Juni 2026. Hasil kunjungan menunjukkan bahwa dapur mulai menjalankan berbagai kebijakan baru hasil evaluasi internal BGN.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah penghentian sementara operasional dapur selama masa libur sekolah. Selama periode tersebut, distribusi makanan kepada siswa maupun penerima manfaat lainnya tidak dilakukan. BGN juga mengubah skema insentif, sehingga kebijakan tersebut dihapus.
Pemberian insentif kepada pengelola dapur pun tidak lagi merata, melainkan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat yang dilayani. Andre menyebut bahwa langkah ini menunjukkan penguatan tata kelola sekaligus pengawasan program.
BGN juga akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap dapur-dapur MBG. Hal ini guna memastikan operasional berjalan sesuai SOP. BGN juga tengah melakukan penyesuaian fokus dengan memprioritaskan wilayah 3T, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Kebijakan ini dinilai penting dalam upaya menekan angka stunting sekaligus memperluas pemerataan manfaat.


Komentar