Perguruan Tinggi
Beranda » Berita » Kombes Arya Perdana Ungkap Pemicu Bentrokan Mahasiswa dan Ojol di Kampus UMI Makassar

Kombes Arya Perdana Ungkap Pemicu Bentrokan Mahasiswa dan Ojol di Kampus UMI Makassar

Kombes Arya Perdana Ungkap Pemicu Bentrokan Mahasiswa dan Ojol di Kampus UMI Makassar
Kombes Arya Perdana Ungkap Pemicu Bentrokan Mahasiswa dan Ojol di Kampus UMI Makassar

Media Pendidikan – 27 April 2026 | Jumat malam, 25 April 2024, sebuah insiden bentrokan antara sekelompok mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan pengemudi ojek online (ojol) mengemuka di halaman kampus. Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, memberikan keterangan resmi mengenai akar penyebab perselisihan tersebut, menegaskan bahwa peristiwa itu berawal dari ketegangan terkait penggunaan area parkir dan akses masuk kendaraan ojol di zona kampus.

Kombes Arya Perdana menjelaskan bahwa mahasiswa menggelar unjuk rasa untuk menuntut penegakan aturan yang dianggap menghambat mobilitas mereka. Sementara itu, para driver ojol mengklaim bahwa mereka juga memiliki hak untuk melayani wilayah sekitar kampus, khususnya bagi warga yang membutuhkan transportasi cepat. Kedua belah pihak saling menuduh melanggar ketentuan yang ada, sehingga situasi berangsur memanas hingga terjadinya bentrokan fisik.

Baca juga:

“Kombes Arya Perdana Ungkap Pemicu Bentrokan Mahasiswa dan Ojol di Kampus UMI Makassar, Oalah,” ujar Kombes dalam pernyataan resmi yang disampaikan kepada media. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan awal dan menemukan bahwa faktor utama pemicu adalah ketidaksesuaian penetapan zona parkir yang tidak jelas, serta kurangnya koordinasi antara pihak kampus, komunitas mahasiswa, dan operator ojol.

Baca juga:

Menutup pernyataannya, Kombes Arya Perdana menegaskan bahwa Polri akan terus memantau situasi dan memastikan keamanan di lingkungan kampus. Ia juga mengajak semua pihak untuk menyelesaikan perbedaan melalui jalur musyawarah, bukan kekerasan. Langkah selanjutnya, otoritas kampus bersama kepolisian akan menyusun protokol kerja sama yang lebih jelas, guna menjamin kelancaran mobilitas dan kenyamanan semua pengguna ruang publik di sekitar kampus.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *