Media Pendidikan – 04 Juli 2026 | Kerusuhan berdarah di Singapura pada Desember 1950 menewaskan 18 orang dan melukai ratusan lainnya.
Pada tanggal 16 Desember 1950, seorang gadis muda dari Cimahi, Jawa Barat, bernama Roro Srawey, mencuri seorang pria asing di Singapura.
Baca juga:
Kejadian ini menyebabkan kerusuhan antara masyarakat Singapura dan pasukan keamanan.
Kerusuhan ini berlangsung selama beberapa hari dan menyebabkan 18 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
Baca juga:
Pemerintah Singapura kemudian mengambil tindakan untuk mengatasi situasi dan membantu korban.
Kejadian ini menjadi salah satu episodenya dalam sejarah Singapura dan masih diingat hingga hari ini.
Baca juga:


Komentar