Daerah
Beranda » Berita » Kepala BNPB Tinjau Progres Huntara di Aceh Tamiang untuk Warga Terdampak Siklon Senyar

Kepala BNPB Tinjau Progres Huntara di Aceh Tamiang untuk Warga Terdampak Siklon Senyar

Kepala BNPB Tinjau Progres Huntara di Aceh Tamiang untuk Warga Terdampak Siklon Senyar
Kepala BNPB Tinjau Progres Huntara di Aceh Tamiang untuk Warga Terdampak Siklon Senyar

Media Pendidikan – 23 April 2026 | Jakarta, 23 April 2026 – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan lapangan ke Kabupaten Aceh Tamiang pada hari ini untuk memantau progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi basah yang dipicu oleh Siklon Tropis Senyar pada akhir November 2025.

Dalam rangka memastikan bahwa proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana, Suharyanto meninjau beberapa lokasi proyek yang telah dimulai sejak awal tahun 2026. Ia menilai kualitas konstruksi, kelengkapan fasilitas dasar, serta kesiapan tim pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. “Kita harus memastikan hunian sementara selesai tepat waktu, sehingga warga yang terdampak dapat segera kembali ke kehidupan normal,” tegas Letjen TNI Suharyanto di tengah peninjauan.

Baca juga:

Progres Pembangunan Huntara

Selama kunjungan, Suharyanto menekankan pentingnya melibatkan masyarakat setempat dalam proses pembangunan. “Partisipasi warga dalam menata lingkungan hunian sementara akan meningkatkan rasa memiliki dan mempercepat proses pemulihan sosial,” ujar Kepala BNPB. Ia menambahkan bahwa BNPB siap menyalurkan bantuan tambahan bila diperlukan, termasuk penyediaan perabotan dasar dan perlengkapan kebersihan.

Selain memantau aspek fisik bangunan, kunjungan ini juga menjadi forum dialog antara pihak BNPB, pemerintah kabupaten, serta perwakilan warga yang terdampak. Beberapa warga mengungkapkan harapan mereka agar huntara dapat selesai secepat mungkin, mengingat kondisi hidup di tenda masih sangat rentan terhadap cuaca. Mereka juga menekankan pentingnya fasilitas kesehatan dan pendidikan yang terintegrasi dalam area huntara.

Baca juga:

BNPB menegaskan bahwa proyek huntara di Aceh Tamiang merupakan bagian dari program nasional penanganan bencana yang menitikberatkan pada pemulihan jangka pendek sekaligus persiapan untuk mitigasi jangka panjang. Dengan mengedepankan standar bangunan yang tahan gempa dan banjir, diharapkan hunian sementara tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi contoh praktik konstruksi yang adaptif terhadap kondisi geografis Aceh.

Kunjungan Letjen TNI Suharyanto ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian seluruh unit huntara, serta menegaskan komitmen BNPB dalam memberikan respons cepat dan terkoordinasi terhadap bencana alam. Pemerintah daerah Aceh Tamiang menyatakan akan terus mendukung upaya tersebut dengan menyediakan lahan, tenaga kerja, dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga:

Dengan progres yang menunjukkan kemajuan positif, diantisipasi bahwa seluruh hunian sementara akan selesai pada kuartal kedua 2026. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban sosial ekonomi bagi ribuan keluarga yang masih menunggu kepastian tempat tinggal pasca bencana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *