Daerah
Beranda » Berita » Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1,4 Miliar ke Delapan Daerah, Distribusi Bertahap 8‑14 April 2026

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1,4 Miliar ke Delapan Daerah, Distribusi Bertahap 8‑14 April 2026

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1,4 Miliar ke Delapan Daerah, Distribusi Bertahap 8‑14 April 2026
Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp1,4 Miliar ke Delapan Daerah, Distribusi Bertahap 8‑14 April 2026

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menyalurkan bantuan program Akses Tertib, Edukasi, dan Non‑Tunai (ATENSI) senilai total Rp1,4 miliar kepada delapan kabupaten/kota di Indonesia. Penyaluran berlangsung secara bertahap mulai 8 hingga 14 April 2026, melibatkan dinas sosial setempat dalam proses distribusi.

Distribusi bantuan ATENSI dibagi menjadi tiga fase utama. Fase pertama dimulai pada 8 April, di mana tim koordinasi Kemensos bersama pejabat dinas sosial di masing-masing daerah melakukan verifikasi penerima manfaat. Fase kedua dilaksanakan pada 10‑12 April, menitikberatkan pada penyerahan dana tunai serta penyuluhan tentang penggunaan layanan digital. Fase ketiga, pada 13‑14 April, menutup rangkaian distribusi dengan evaluasi lapangan dan pengumpulan data dampak awal.

Baca juga:

Program ATENSI dirancang untuk memperluas jangkauan layanan sosial digital, mengintegrasikan bantuan tunai dengan edukasi keuangan dan akses layanan publik secara non‑tunai. Dengan total dana Rp1,4 miliar, masing‑masing delapan daerah menerima alokasi rata‑rata sekitar Rp175 juta, yang diharapkan dapat menjangkau keluarga rentan serta meningkatkan literasi digital di wilayah‑wilayah tersebut.

Seorang pejabat Kemensos yang tidak disebutkan namanya menegaskan, “Distribusi bantuan ini sudah dilakukan secara bertahap pada 8 hingga 14 April 2026 dengan melibatkan dinas sosial dari 8 kabupaten/kota.” Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kementerian untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran melalui koordinasi lintas lembaga.

Baca juga:

Data pendukung menunjukkan bahwa delapan daerah yang menerima bantuan tersebar di berbagai provinsi, mencakup wilayah dengan tingkat kemiskinan di atas rata‑rata nasional. Alokasi dana ATENSI diharapkan dapat menutupi kebutuhan mendesak seperti pangan, kesehatan, serta akses pendidikan digital selama tiga bulan pertama pelaksanaan program.

Keberhasilan tahap awal distribusi ini menjadi indikator positif bagi rencana lanjutan Kemensos yang menargetkan penyebaran ATENSI ke lebih banyak wilayah pada kuartal berikutnya. Pemerintah menekankan bahwa evaluasi akhir akan dilakukan setelah semua penerima melaporkan penggunaan dana, sehingga kebijakan dapat disesuaikan untuk meningkatkan efektivitas program.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *