Daerah
Beranda » Berita » Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Hanguskan 400 Kios, Tim Inafis Polda Jateng Lakukan Penyidikan

Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Hanguskan 400 Kios, Tim Inafis Polda Jateng Lakukan Penyidikan

Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Hanguskan 400 Kios, Tim Inafis Polda Jateng Lakukan Penyidikan
Kebakaran Pasar Kanjengan Semarang Hanguskan 400 Kios, Tim Inafis Polda Jateng Lakukan Penyidikan

Media Pendidikan – 30 April 2026 | Pasar Kanjengan yang terletak di pusat kota Semarang dilaporkan terbakar hebat, menghanguskan sekitar 400 kios pedagang. Kebakaran terjadi pada malam hari dan dengan cepat meluas, memaksa petugas pemadam kebakaran mengerahkan sejumlah armada air untuk memadamkan api.

“Penyelidikan tentang penyebab kebakaran di Pasar Kanjengan Semarang masih akan dilakukan oleh tim Inafis Polda Jawa Tengah,” ujar pihak kepolisian dalam pernyataan resmi. Tim investigasi tersebut akan menelusuri kemungkinan faktor teknis, kelalaian, atau penyebab lain yang dapat menimbulkan kebakaran pada fasilitas publik seperti pasar tradisional.

Baca juga:

Pasar Kanjengan merupakan salah satu pusat perdagangan tradisional yang ramai dikunjungi warga Semarang dan sekitarnya. Dengan lebih dari 400 kios yang tersebar, pasar ini menyediakan beragam produk mulai dari bahan makanan, pakaian, hingga barang kebutuhan rumah tangga. Kehilangan tempat usaha secara tiba-tiba menimbulkan dampak ekonomi yang berat bagi para pedagang, yang sebagian besar bergantung pada pendapatan harian dari penjualan di pasar tersebut.

Data awal yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa sebagian besar kios berada di zona paling terdampak, dengan kerusakan meliputi struktur bangunan, peralatan dagang, serta stok barang. Beberapa pedagang melaporkan kehilangan barang dagangan bernilai jutaan rupiah, sementara yang lain harus menanggung biaya perbaikan atau rekonstruksi fasilitas yang rusak.

Baca juga:

Pihak kepolisian bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran (Damkar) Semarang terus memantau situasi dan memberikan bantuan sementara bagi korban. Selain itu, pemerintah kota dijadwalkan mengadakan pertemuan koordinasi dengan perwakilan pedagang untuk membahas langkah penanggulangan jangka pendek dan rencana pemulihan jangka panjang.

Masalah keamanan kebakaran di pasar tradisional memang menjadi tantangan yang sering dihadapi kota-kota besar di Indonesia. Struktur bangunan yang padat, penggunaan listrik yang tidak terstandarisasi, serta kurangnya sistem deteksi dini menjadi faktor risiko utama. Oleh karena itu, insiden di Pasar Kanjengan diharapkan dapat menjadi pemicu bagi otoritas setempat untuk memperkuat regulasi dan meningkatkan sarana pemadam kebakaran di area perdagangan tradisional.

Baca juga:

Untuk saat ini, para pedagang masih berupaya menata kembali usaha mereka sambil menunggu hasil penyelidikan resmi. Diharapkan, temuan tim Inafis Polda Jawa Tengah dapat memberikan gambaran jelas tentang penyebab kebakaran, sehingga langkah pencegahan di masa mendatang dapat diimplementasikan secara efektif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *