Nasional
Beranda » Berita » KAI Group Melayani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara

KAI Group Melayani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara

KAI Group Melayani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara
KAI Group Melayani 6,2 Juta Penumpang Kereta Bandara

Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mencapai prestasi luar biasa dalam melayani penumpang kereta bandara dan LRT. Menurut data yang dikumpulkan selama bulan Januari sampai Mei 2026, KAI telah berhasil menampung sekitar 6.201.016 penumpang. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.518.233 orang merupakan penumpang yang menggunakan layanan perkeretaapian di wilayah Pulau Jawa, sedangkan 3.682.783 orang lainnya menggunakan layanan kereta di wilayah Pulau Sumatra.

Layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta di Jabodetabek telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 14,78% dibandingkan periode sama tahun lalu, dengan total penumpang sebesar 1.013.574 orang. Selain itu, Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) juga mencatatkan volume sebesar 1.129.627 pelanggan, yang terdiri atas kereta reguler sebanyak 763.216 orang dan layanan ekspres sebesar 366.411 orang.

Baca juga:

Sementara itu, layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) di Jawa Tengah mengangkut sebanyak 375.032 pelanggan, dengan kenaikan signifikan sebesar 24,90% dari data tahun sebelumnya. KA Srilelawangsa di Sumatra Utara telah melayani sebanyak 1.775.765 pelanggan, dengan rincian relasi Medan menuju Kualanamu sebanyak 664.833 orang dan relasi Kuala Bingai sebesar 1.110.932 orang.

Baca juga:

”Ketika stasiun terhubung dengan bandara, perjalanan masyarakat menjadi lebih mudah direncanakan. Kereta api memberi kepastian waktu, memperluas akses, dan membantu pelanggan menjangkau penerbangan dengan lebih nyaman,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Baca juga:

Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya juga menekankan pentingnya integrasi sistem, termasuk perpanjangan relasi KA BIAS menuju Stasiun Caruban. ”Bandara dan stasiun adalah dua simpul penting dalam perjalanan masyarakat. Ketika keduanya terhubung, akses menuju pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pariwisata menjadi lebih terbuka. KAI Group memperkuat peran kereta api dan LRT sebagai penghubung mobilitas yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” jelas Wisnu Pramudya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *