Media Pendidikan – 28 April 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan pembatalan 13 layanan kereta jarak jauh pada Selasa, 28 April 2026, setelah gangguan operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Sebagai respons, KAI menawarkan pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen, termasuk biaya pemesanan, kepada seluruh penumpang yang terdampak.
Insiden yang memicu pembatalan terjadi akibat gangguan teknis yang masih ditangani oleh tim operasional KAI. Pada hari yang sama, sebanyak tiga belas rute kereta jarak jauh terpaksa dihentikan, memaksa ribuan penumpang menyesuaikan kembali rencana perjalanan mereka. Pembatalan ini mencakup layanan penting yang menghubungkan kota‑kota besar di Pulau Jawa, seperti Cirebon‑Gambir, Cilacap‑Gambir, dan Surabaya‑Pasarsenen.
Untuk memudahkan proses pengembalian dana, KAI menetapkan prosedur yang dapat diakses melalui beberapa kanal. Penumpang dapat mengajukan refund hingga tujuh hari setelah pembatalan dengan menyiapkan data berikut: kode pemesanan, nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK), nomor rekening bank, nomor telepon, dan alamat email. Pengajuan dapat dilakukan secara daring melalui layanan transfer bank, atau secara langsung di loket stasiun. Selain itu, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 di nomor 021‑121 atau melalui WhatsApp 0811‑2223‑3121 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Daftar lengkap 13 kereta yang dibatalkan meliputi:
- KA Gunungjati (Cirebon – Gambir)
- KA Purwojaya (Cilacap – Gambir)
- KA Purwojaya (Gambir – Cilacap)
- KA Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen)
- KA Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
- KA Mataram (Solo Balapan – Pasarsenen)
- KA Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)
- KA Singasari (Blitar – Pasarsenen)
- KA Jayabaya (Malang – Pasarsenen)
- KA Manahan (Solo Balapan – Gambir)
- KA Progo (Lempuyangan – Pasarsenen)
- KA Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
- KA Menoreh (Semarang Tawang – Pasarsenen)
Seorang juru bicara KAI menegaskan, “KAI berkomitmen memberikan refund 100 persen bagi penumpang yang terdampak, sekaligus memastikan proses klaim berjalan cepat dan transparan.” Pernyataan ini menegaskan langkah perusahaan untuk mempertahankan kepercayaan publik di tengah tantangan operasional.
Pengguna layanan diimbau untuk terus memantau informasi resmi melalui situs web KAI, aplikasi mobile, maupun media sosial resmi. Penyesuaian jadwal dan alternatif perjalanan akan diinformasikan secara berkala. Dengan prosedur refund yang terstruktur dan dukungan pusat layanan, KAI berharap dapat meminimalkan kerugian bagi penumpang serta mempercepat pemulihan layanan kereta jarak jauh di seluruh jaringan.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bagi KAI untuk meningkatkan keandalan operasional dan memperkuat mekanisme penanganan gangguan di masa mendatang, sehingga kejadian serupa dapat diminimalisir.


Komentar