Daerah
Beranda » Berita » Irjen Rudi Setiawan Ungkap Perusuh Berpakaian Serbahitam Lakukan Pembakaran Fasilitas Umum di Bandung

Irjen Rudi Setiawan Ungkap Perusuh Berpakaian Serbahitam Lakukan Pembakaran Fasilitas Umum di Bandung

Irjen Rudi Setiawan Ungkap Perusuh Berpakaian Serbahitam Lakukan Pembakaran Fasilitas Umum di Bandung
Irjen Rudi Setiawan Ungkap Perusuh Berpakaian Serbahitam Lakukan Pembakaran Fasilitas Umum di Bandung

Media Pendidikan – 03 Mei 2026 | Kapolda Jawa Barat (Jabar), Irjen Rudi Setiawan, pada hari ini menegaskan bahwa sebuah kelompok massa yang mengenakan pakaian serbahitam terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran fasilitas umum di Kota Bandung. Penjelasan tersebut muncul setelah aparat kepolisian menerima laporan mengenai kerusuhan yang meluas di beberapa titik kota.

Insiden ini dilaporkan terjadi pada sore hari, ketika warga melaporkan adanya suara ledakan dan asap tebal di beberapa lokasi. Petugas lapangan segera dikerahkan untuk memadamkan api dan mengamankan area. Hingga kini, kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan meliputi beberapa fasilitas publik, meski belum ada data pasti mengenai jumlah kerusakan material.

Baca juga:

Polisi Jawa Barat menegaskan bahwa langkah-langkah preventif telah diambil, termasuk peningkatan patroli di wilayah-wilayah rawan dan koordinasi dengan aparat keamanan setempat. Irjen Rudi menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melaporkan tindakan kekerasan atau vandalisme, serta menunggu hasil penyelidikan untuk menindak pelaku secara hukum.

Dalam upaya menekan potensi eskalasi, pihak kepolisian juga melakukan penyuluhan kepada warga tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap proaktif dalam mengamati dan melaporkan aktivitas mencurigakan, khususnya yang menggunakan seragam atau pakaian serbahitam yang mencolok,” ujar Irjen Rudi.

Baca juga:

Sementara itu, pihak pemkot Bandung menyatakan keprihatinan mendalam atas kerusakan fasilitas umum yang terjadi. Pejabat terkait berjanji akan mempercepat proses perbaikan dan memastikan bahwa ruang publik kembali dapat dinikmati oleh warga tanpa gangguan.

Kasus ini menambah daftar insiden kerusuhan yang belakangan ini mengemuka di beberapa kota besar di Indonesia. Analis keamanan menilai bahwa fenomena kelompok berpakaian serbahitam dapat menjadi simbol identitas kelompok tertentu, namun belum dapat dipastikan apakah ada kaitan politik atau sosial di balik aksi tersebut.

Baca juga:

Penanganan lebih lanjut akan terus dipantau oleh Komisi Nasional Pengamanan (Komnas Pengamanan) serta lembaga keamanan lainnya. Irjen Rudi Setiawan menutup konferensi dengan menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap aksi perusakan, dan bahwa proses hukum akan berjalan tegas terhadap siapa saja yang terbukti terlibat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *