Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Iran mengambil langkah ekstrem dengan menutup Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan minyak terpenting di dunia. Langkah ini dilakukan sebagai tanggapan atas tudingan bahwa Amerika Serikat (AS) telah ingkar janji.
“Iran tidak akan pernah menutup Selat Hormuz, tetapi jika AS ingkar janji, maka kita tidak memiliki pilihan lain,” kata seorang pejabat Iran.
Langkah ini dipandang sebagai tindakan keras oleh pemerintah Iran untuk menunjukkan kekecewaannya terhadap AS. Selat Hormuz merupakan jalur utama yang digunakan oleh kapal-kapal tanker untuk mengangkut minyak mentah dari Timur Tengah ke seluruh dunia.
Dengan menutup Selat Hormuz, Iran berharap dapat memaksa AS untuk mengambil langkah-langkah untuk menghentikan program nuklirnya. Namun, langkah ini juga dapat menyebabkan konsekuensi yang signifikan bagi negara-negara lain yang tergantung pada suplai minyak mentah dari Timur Tengah.


Komentar