Media Pendidikan – 07 Juni 2026 | Pada Minggu, 7 Juni 2026, militer Israel mendeteksi peluncuran rudal dari Iran. Sirene peringatan berbunyi di beberapa wilayah di Israel setelah rudal tersebut diidentifikasi. Menurut militer Israel, semua rudal yang diluncurkan dari Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara mereka.
Kepala Staf Militer Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan bahwa pasukannya siap melancarkan serangan balasan terhadap Iran jika mendapat perintah dari pemerintah. “IDF akan menyerang musuh dengan kekuatan penuh segera setelah lampu hijau diberikan,” kata Zamir.
Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya menyebut serangan tersebut sebagai balasan dari serangan Israel terhadap Lebanon Selatan. “Tentara Zionis harus menghentikan serangan mereka terhadap Lebanon selatan dan wilayah Dahiyeh. Jika mereka memperluas serangan ke kawasan tersebut atau memberikan respons terhadap tindakan Iran, mereka akan menghadapi serangan yang lebih keras dan membuatnya menyesal,” katanya.
Kelompok Hizbullah di Lebanon juga mengumumkan telah melancarkan serangan drone ke sebuah pos militer Israel di wilayah utara negara itu. Serangan tersebut diklaim sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel dan serangan-serangan yang menghantam desa-desa di Lebanon selatan.
Ketegangan terbaru ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik di kawasan dapat kembali meningkat meski gencatan senjata telah diberlakukan sejak April lalu.


Komentar