Internasional
Beranda » Berita » Indonesia Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Pasukan UNIFIL Asal Indonesia

Indonesia Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Pasukan UNIFIL Asal Indonesia

Indonesia Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Pasukan UNIFIL Asal Indonesia
Indonesia Mengutuk Serangan Israel yang Menewaskan Pasukan UNIFIL Asal Indonesia

Media Pendidikan – 25 April 2026 | JAKARTA, 24 April — Kementerian Luar Negeri Indonesia pada hari Jumat secara tegas mengutuk serangan Israel yang menewaskan seorang prajurit damai Indonesia yang bertugas dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Insiden tersebut terjadi pada 29 Maret, ketika tembakan tank Israel mengenai wilayah Lebanon melukai prajurit Indonesia secara kritis.

Pasukan tersebut segera mendapatkan perawatan intensif di fasilitas medis setempat, namun kondisi kesehatannya semakin memburuk. Pada akhir pekan ini, prajurit tersebut dinyatakan meninggal dunia, menambah daftar korban sipil dan personel keamanan dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Baca juga:

Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri menegaskan, “Indonesia sangat menyesalkan dan mengecam keras serangan Israel yang menewaskan prajurit damai kami, serta menuntut pertanggungjawaban yang jelas dari pihak yang bersangkutan.” Pernyataan tersebut juga menekankan solidaritas Indonesia terhadap keluarga korban dan komitmen negara untuk melindungi kepentingan warganya di luar negeri.

UNIFIL, yang dibentuk pada tahun 1978, memiliki mandat untuk memantau gencatan senjata antara Israel dan Lebanon serta membantu pemerintah Lebanon dalam mengembalikan otoritasnya di wilayah selatan. Kehilangan anggota pasukan damai Indonesia menjadi catatan duka bagi misi internasional ini, mengingat Indonesia merupakan salah satu kontributor terbesar pasukan penjaga perdamaian di dunia.

Baca juga:

Sejak penyerangan tersebut, pemerintah Indonesia telah mengajukan protes resmi kepada pemerintah Israel melalui jalur diplomatik, meminta klarifikasi menyeluruh serta jaminan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang. Selain itu, Indonesia juga mengajak komunitas internasional untuk bersama‑sama menegakkan hukum humaniter internasional dan memastikan keamanan bagi semua pasukan penjaga perdamaian.

Ke depan, Kementerian Luar Negeri menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban, serta memperkuat upaya diplomatik untuk menuntut keadilan dan akuntabilitas dalam peristiwa ini.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *