Media Pendidikan – 27 Mei 2026 | Indonesia mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan PBB (DK PBB) agar lebih inklusif. Hal ini disoroti oleh pemerintah Indonesia karena veto yang dilakukan oleh beberapa negara anggota PBB, terutama dalam isu-isu seperti Palestina dan perlindungan pasukan perdamaian.
"Kita ingin agar PBB lebih inklusif dan mempertimbangkan kepentingan semua negara anggota, tidak hanya negara-negara besar," kata seorang pejabat Indonesia.
Baca juga:
Reformasi PBB ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas PBB dalam menyelesaikan konflik dan mempromosikan perdamaian di seluruh dunia.
Baca juga:
Baca juga:


Komentar