Internasional
Beranda » Berita » Hubungan Georgia-Indonesia Diperkuat lewat People-to-People Ties, Ungkap Duta Besar

Hubungan Georgia-Indonesia Diperkuat lewat People-to-People Ties, Ungkap Duta Besar

Hubungan Georgia-Indonesia Diperkuat lewat People-to-People Ties, Ungkap Duta Besar
Hubungan Georgia-Indonesia Diperkuat lewat People-to-People Ties, Ungkap Duta Besar

Media Pendidikan – 30 April 2026 | Jakarta – Duta Besar Georgia untuk Indonesia, Tornike Nozadze, menekankan bahwa ikatan antarmasyarakat menjadi faktor kunci dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan diplomatik yang menyoroti pentingnya pertukaran budaya, pendidikan, serta kerja sama ekonomi di tingkat rakyat.

Dalam sambutannya, Nozadze menegaskan bahwa hubungan resmi antara Georgia dan Indonesia tidak dapat berkembang optimal tanpa partisipasi aktif warga kedua negara. “People-to-people ties are the cornerstone of our bilateral relationship,” ujar dia, menekankan peran pertukaran individu sebagai pendorong utama kolaborasi jangka panjang.

Baca juga:

Data yang tersedia menunjukkan bahwa sejak 2018, jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di universitas Georgia meningkat secara bertahap, mencerminkan minat yang berkembang terhadap sistem pendidikan Georgia. Sebaliknya, sejumlah wisatawan Georgia mulai mengunjungi destinasi wisata di Indonesia, terutama Bali dan Yogyakarta, yang dikenal kaya akan warisan budaya.

Baca juga:

Selain sektor pendidikan dan pariwisata, Nozadze menyoroti potensi kerja sama di bidang teknologi informasi dan agrikultur. Ia mengajak institusi riset Indonesia untuk menjalin kolaborasi dengan pusat inovasi Georgia, dengan harapan dapat menciptakan solusi bersama bagi tantangan pertanian modern.

Baca juga:

Penutup pertemuan menegaskan komitmen kedua negara untuk menyelenggarakan lebih banyak program pertukaran dan dialog lintas sektoral. Duta Besar Georgia menutup dengan harapan bahwa hubungan people-to-people akan terus menjadi landasan kuat bagi kerjasama diplomatik, ekonomi, dan sosial di masa mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *