Media Pendidikan – 25 April 2026 | Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono, secara tegas menolak tuduhan bahwa Pangkopassus menampar Seskab Teddy Indra Wijaya. Pernyataan itu muncul setelah beredar rumor di media sosial yang menyebutkan insiden fisik antara keduanya.
Dalam klarifikasinya, Hendropriyono menegaskan bahwa laporan tersebut tidak memiliki dasar fakta dan merupakan hoaks belaka. “Saya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar,” ujar Hendropriyono dalam pernyataannya yang disampaikan kepada media pada hari ini. Ia menambahkan bahwa tidak ada bukti atau saksi yang mendukung klaim penamparan tersebut.
Isu penamparan Seskab Teddy oleh anggota Pangkopassus pertama kali muncul pada akhir pekan lalu, menyulut perdebatan di dunia maya. Beberapa netizen memperbincangkan kejadian tersebut tanpa menyertakan sumber yang kredibel. Hendropriyono, yang masih menjadi sosok berpengaruh dalam lingkup keamanan nasional, merasa perlu memberikan penjelasan resmi agar publik tidak terjebak dalam informasi palsu.
Hendropriyono juga mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan, terutama di era digital dimana hoaks dapat menyebar dengan cepat. “Kita harus kritis dan selalu cek kebenaran sebelum mempercayai atau menyebarkan sesuatu,” tegasnya. Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari sejumlah kalangan yang menilai pentingnya edukasi literasi digital di masyarakat.
Sejauh ini, tidak ada langkah hukum yang diambil terkait rumor tersebut, karena tidak ada bukti yang mendukung tuduhan penamparan. Pihak Pangkopassus belum memberikan komentar resmi, sementara Seskab Teddy Indra Wijaya belum mengeluarkan pernyataan publik terkait isu ini.
Dengan penolakan tegas Hendropriyono, diharapkan publik dapat lebih berhati-hati dalam menilai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Klarifikasi ini juga menegaskan kembali pentingnya peran tokoh publik dalam meluruskan berita palsu yang dapat merusak reputasi individu maupun institusi.


Komentar