Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Hari Musik Sedunia diperingati setiap tanggal 21 Juni di seluruh dunia. Peringatan ini menjadi momentum tahunan yang merayakan keberagaman ekspresi musikal dari berbagai belahan dunia.
Terdapat satu istilah klasik yang selalu mencuri perhatian para penikmat musik, yakni Dies Irae. Dies Irae berasal dari bahasa Latin yang berarti “Hari Murka”. Istilah ini merujuk pada bagian dari Misa Requiem dalam tradisi gereja Katolik yang menggambarkan hari penghakiman terakhir.
Biasanya, musik dengan tema Dies Irae memiliki nuansa kelam, tegang, dan penuh perenungan. Dalam sejarah musik klasik, tema ini kerap diolah menjadi motif musikal yang kuat, dramatis, dan sarat emosi. Motif ini banyak digunakan oleh komposer besar seperti Mozart dan Verdi.
“Dies Irae bahkan kerap muncul dalam berbagai skor film modern untuk membangun ketegangan dan atmosfer misterius”. Contoh ikoniknya adalah Time Go Fishing karya Daniel Pemberton. Musik ini muncul di film Project Hail Mary. Penonton sekaligus pengamat musik menilai motif ini sesuai dengan adegan menegangkan ketika kedua tokoh utama harus menyelamatkan Bumi dalam satu kesempatan.
Sebagai momentum Hari Musik Sedunia, kita dapat merenungkan bagaimana musik dapat mempengaruhi emosi dan pikiran kita. Dengan tema Dies Irae, kita dapat merasakan ketegangan dan dramatisasi yang kuat dalam musik.


Komentar