Nasional
Beranda » Berita » Harga BBM Melonjak, Pasar Otomotif Nasional Terancam Makin Lesu

Harga BBM Melonjak, Pasar Otomotif Nasional Terancam Makin Lesu

Harga BBM Melonjak, Pasar Otomotif Nasional Terancam Makin Lesu
Harga BBM Melonjak, Pasar Otomotif Nasional Terancam Makin Lesu

Media Pendidikan – 12 Juni 2026 | Saat ini, pasar otomotif nasional sedang menghadapi tantangan baru berupa lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Menurut Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), kenaikan harga BBM ini akan memperlebar jarak harga yang signifikan di pasar. Dampaknya, potensi pergeseran konsumsi ke bahan bakar bersubsidi tidak akan terhindarkan lagi.

Yannes menjelaskan bahwa situasi ini menekan sisa pendapatan siap pakai dari masyarakat kelas menengah. “Tekanannya berlapis, rupiah yang lemah di kisaran Rp 18 ribu menaikkan ongkos produksi dan harga jual karena parts impor produk otomotif kita yang masih tinggi, daya beli kelas menengah sudah tergerus biaya hidup, sementara dukungan insentif untuk kendaraan ICE konvensional praktis nihil,” tuturnya.

Baca juga:

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, juga menyampaikan sentimen senada. Dari kacamata ekonomi makro, penyesuaian harga komoditas energi ini dinilai langsung memengaruhi kalkulasi total biaya kepemilikan kendaraan oleh konsumen.

Baca juga:

“Konsumen tidak hanya menghitung harga mobil, tetapi juga cicilan, biaya bahan bakar, pajak, perawatan, dan nilai jual kembali. Dalam kondisi daya beli belum sepenuhnya pulih, rupiah masih lemah, dan suku bunga meningkat, kenaikan biaya bahan bakar dapat membuat konsumen menunda pembelian mobil atau turun kelas ke kendaraan yang lebih hemat bahan bakar,” urai Pardede.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *