Media Pendidikan – 26 April 2026 | Gunung Lewotobi Laki-Laki di provinsi Nusa Tenggara Timur meletus pada Minggu, 26 April 2026 pukul 12:57 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa kolom abu yang dikeluarkan mencapai kira-kira 1.000 meter di atas puncak gunung, atau setara dengan 2.584 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu setinggi itu menandakan letusan berskala kuat, meskipun belum dilaporkan adanya aliran lava atau lahar. Dampak utama yang diantisipasi adalah penyebaran abu ke daerah permukiman, transportasi, serta aktivitas penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Pihak berwenang telah mengaktifkan peringatan dini bagi penduduk di lereng gunung dan menginstruksikan masyarakat untuk menutup jendela, menghindari aktivitas luar ruangan, serta menyiapkan masker pelindung jika diperlukan.
Gunung Lewotobi Laki-Laki merupakan salah satu gunung berapi aktif di wilayah Indonesia yang secara periodik menunjukkan tanda-tanda aktivitas. Letusan kali ini menambah catatan historis aktivitas vulkanik di NTT, sekaligus menegaskan pentingnya pemantauan berkelanjutan oleh PVMBG. Data ketinggian kolom abu sebesar 1.000 meter menjadi referensi penting untuk evaluasi risiko selanjutnya, termasuk potensi pembentukan awan panas (pyroclastic flow) atau peningkatan intensitas letusan di masa mendatang.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan pada infrastruktur. Tim SAR dan petugas kebencanaan terus melakukan pemantauan intensif, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dari aktivitas gunung. Masyarakat diharapkan tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan melaporkan setiap perubahan kondisi lingkungan kepada otoritas setempat.


Komentar