Hiburan
Beranda » Berita » Givina Kaget Ditarik Ratu Sofya: Insiden Tampar di Film “The Bell” Bikin Geger

Givina Kaget Ditarik Ratu Sofya: Insiden Tampar di Film “The Bell” Bikin Geger

Givina Kaget Ditarik Ratu Sofya: Insiden Tampar di Film "The Bell" Bikin Geger
Givina Kaget Ditarik Ratu Sofya: Insiden Tampar di Film "The Bell" Bikin Geger

Media Pendidikan – 28 April 2026 | Jakarta, 27 April 2026 – Aktris Givina mengungkap pengalaman tak terduga ketika ia harus menahan tamparan Ratu Sofya dalam adegan film horor terbaru, The Bell: Panggilan Untuk Mati. Insiden tersebut terjadi saat proses syuting di lokasi studio di Jakarta dan menjadi sorotan utama karena aksi fisik yang tidak terduga itu.

Film The Bell yang diproduksi oleh PT. Kencana Film dan disutradarai oleh Dedy Hidayat dijadwalkan tayang pada bulan Juni 2026. Cerita berpusat pada legenda bel keramat yang memanggil makhluk gaib, menuntun penonton menelusuri misteri mistis di sebuah rumah tua. Givina berperan sebagai Maya, seorang jurnalis yang terjebak dalam rangkaian kejadian supranatural.

Baca juga:

Pada adegan klimaks, karakter Ratu Sofya, yang diperankan oleh aktris senior Ratna Sari, secara tiba-tiba menampar Maya sebagai bagian dari ritual pengusiran roh. Namun, aksi tersebut ternyata tidak sepenuhnya terkontrol, membuat Givina terkejut dan merasakan dampak fisik yang nyata. “Saya terkejut sekali ketika itu terjadi,” ujar Givina dalam wawancara eksklusif dengan JPNN.com. “Ratu Sofya menampar saya dengan keras, dan saya harus menahan rasa sakit sambil tetap menjaga konsentrasi untuk melanjutkan adegan.”

Direktur film Dedy Hidayat menjelaskan bahwa adegan tersebut direncanakan sebagai aksi dramatis, namun penambahan elemen fisik di luar naskah terjadi karena improvisasi aktor pada hari syuting. “Kami ingin menampilkan intensitas emosional yang tinggi, dan memang ada ruang bagi para pemain untuk mengekspresikan diri secara spontan,” katanya. Meskipun begitu, tim produksi memastikan keamanan dengan menyiapkan tim medis di lokasi.

Baca juga:

Data produksi menunjukkan bahwa The Bell memiliki anggaran sekitar Rp15 miliar, melibatkan lebih dari 120 kru, dan menggunakan set khusus yang meniru interior rumah bergaya kolonial. Lokasi syuting utama berada di kawasan industri Cawang, Jakarta, dengan akses mudah bagi para pemeran utama. Film ini diprediksi akan menjadi salah satu rilis box office terbesar tahun 2026, mengingat popularitas genre horor di pasar lokal.

Reaksi publik terhadap insiden tersebut pun beragam. Sebagian penggemar memuji keberanian Givina dalam mengeksekusi adegan yang menantang, sementara yang lain menyoroti pentingnya prosedur keamanan pada set. Namun, Givina menegaskan bahwa pengalaman tersebut menambah kedalaman karakternya dan memperkaya proses kreatif. “Saya merasa lebih terhubung dengan karakter Maya karena kejadian itu nyata, bukan hanya fiksi,” tambahnya.

Baca juga:

Dengan rilis film yang semakin dekat, tim promosi telah menyiapkan serangkaian trailer dan behind‑the‑scenes yang menampilkan momen tamparan tersebut. Penonton dapat menantikan penayangan perdana di bioskop nasional pada 15 Juni 2026, sekaligus menyaksikan bagaimana Givina mengatasi tantangan fisik demi menghidupkan cerita horor yang menegangkan.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *