Media Pendidikan – 15 April 2026 | Seorang pengemudi ojek online bernama Donatus Darso dilaporkan menjadi korban kekerasan yang dilakukan sekelompok orang di kawasan Bandara Internasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Senin 13 April 2026. Kejadian ini memicu penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat yang kini tengah memburu para pelaku.
Polisi Kabupaten Manggarai Barat menyatakan bahwa tim penyidik telah mengamankan lokasi kejadian dan memulai proses identifikasi saksi serta pengumpulan bukti. “Kami telah mengerahkan unit patroli khusus di sekitar Bandara Komodo dan berkoordinasi dengan aparat keamanan lainnya untuk memastikan pelaku tidak melarikan diri,” kata Komisaris Polisi setempat, Letnan Kolonel Andi Prasetyo.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai motif serangan tersebut. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa serangan terhadap pengemudi ojol tidak dapat ditoleransi mengingat peran penting mereka dalam mobilitas masyarakat, terutama di daerah wisata seperti Labuan Bajo.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 12.345 orang bekerja sebagai driver ojek online di Nusa Tenggara Timur, dengan mayoritas beroperasi di kawasan wisata utama. Insiden semacam ini dapat menurunkan rasa aman para pengemudi serta memengaruhi sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Polisi juga meminta kepada saksi atau masyarakat yang mengetahui hal-hal terkait insiden ini untuk segera melapor. “Setiap informasi, sekecil apapun, sangat berharga untuk mengungkap identitas pelaku,” tambah Andi Prasetyo.
Kasus ini menambah daftar kejadian kekerasan terhadap pekerja transportasi daring di Indonesia, yang selama ini menjadi sorotan publik. Pemerintah daerah Labuan Bajo berjanji akan meningkatkan pengamanan di area publik, khususnya di sekitar bandara dan tempat berkumpulnya pengemudi ojol.
Sejauh ini, Donatus Darso masih menjalani perawatan ringan di rumah sakit setempat dan dinyatakan dalam kondisi stabil. Ia berharap pihak berwajib dapat segera menindaklanjuti kasus ini agar tidak terulang kembali. “Saya ingin kembali bekerja tanpa rasa takut,” tuturnya dengan harapan.
Penyelidikan masih terus berjalan, dan kepolisian berjanji akan mengumumkan hasil temuan selengkapnya dalam waktu dekat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan mereka.


Komentar