Nasional
Beranda » Berita » DPR Tekankan Kesadaran Publik dalam Menghadapi Krisis Energi Global, Pemerintah Jaga Harga BBM hingga 2026

DPR Tekankan Kesadaran Publik dalam Menghadapi Krisis Energi Global, Pemerintah Jaga Harga BBM hingga 2026

DPR Tekankan Kesadaran Publik dalam Menghadapi Krisis Energi Global, Pemerintah Jaga Harga BBM hingga 2026
DPR Tekankan Kesadaran Publik dalam Menghadapi Krisis Energi Global, Pemerintah Jaga Harga BBM hingga 2026

Media Pendidikan – 12 April 2026 | Komisi VI DPR RI kembali menyoroti dampak krisis energi global yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Pada Minggu, 12 April 2026, anggota Komisi VI Nevi Zuairina menegaskan pentingnya kesadaran publik yang kuat agar masyarakat dapat memahami situasi tanpa terjebak kepanikan.

Nevi menyoroti komitmen pemerintah yang menjanjikan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir tahun 2026. “Komitmen pemerintah yang memastikan tidak menaikkan harga BBM hingga akhir tahun 2026 patut diapresiasi,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta. Kebijakan tersebut dianggap langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan harga minyak dunia.

Baca juga:

Nevi menekankan bahwa transparansi komunikasi menjadi kunci mitigasi krisis. Pemerintah harus menyampaikan penyebab krisis, dampaknya bagi Indonesia, serta langkah-langkah yang telah dan akan diambil secara terbuka dan mudah dipahami. Ia juga mengajak tokoh masyarakat, generasi muda, hingga influencer untuk berperan aktif dalam kampanye gaya hidup hemat energi.

Di samping kebijakan harga BBM, DPR menyoroti perlunya investasi dalam energi terbarukan (EBT) dan transportasi publik listrik. Dengan memperluas infrastruktur EBT, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada impor minyak dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

Baca juga:

Data terbaru menunjukkan bahwa pemerintah telah menyiapkan program efisiensi di berbagai sektor untuk menjaga defisit tetap terkendali. Simulasi keuangan memperkirakan bahwa meski harga minyak dunia melonjak, subsidi BBM dapat tetap terjaga tanpa menimbulkan beban fiskal berlebih.

Dengan tekanan geopolitik yang terus berlanjut, para anggota DPR menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat luas. Kesadaran energi yang tinggi diharapkan dapat menurunkan konsumsi berlebih, mengurangi spekulasi pasar, dan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi gejolak pasar global.

Baca juga:

Ke depan, DPR akan terus memantau perkembangan situasi energi dunia dan menilai efektivitas kebijakan yang telah diterapkan. Komitmen bersama untuk menjaga stabilitas harga energi serta meningkatkan kesadaran publik menjadi prioritas utama dalam mengantisipasi potensi krisis di masa mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *