Media Pendidikan – 27 April 2026 | Anggota Komisi VII DPR Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah penanganan kenaikan avtur yang mencapai 70% atau Rp23.551 per liter. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sidang komisi yang menyoroti dampak kenaikan bahan bakar penerbangan terhadap harga tiket pesawat.
“Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam menahan dampak kenaikan avtur, karena hal ini berdampak langsung pada tarif penerbangan yang seharusnya tetap terjaga,” ujar Bambang Haryo Soekartono. Kutipan tersebut mencerminkan harapan DPR agar kebijakan subsidi atau kontrol harga dapat menahan tekanan inflasi di sektor transportasi udara.
Data yang diungkapkan menunjukkan bahwa kenaikan avtur mencapai 70% dibandingkan periode sebelumnya, dengan harga per liter naik menjadi Rp23.551. Angka tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan maskapai, mengingat avtur merupakan komponen biaya utama dalam operasional penerbangan. DPR berharap pemerintah dapat menyalurkan bantuan atau mekanisme penyesuaian harga yang efektif, sehingga beban tidak berpindah ke konsumen.
Penutupnya, Soekartono menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus terus dipantau dan dievaluasi agar tidak memicu kenaikan tiket pesawat. Ia berharap sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan bagi industri penerbangan dan penumpang.


Komentar