Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Delegasi Iran telah berangkat ke Swiss untuk bernegosiasi merumuskan perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (20/6). Delegasi ini nantinya juga akan menagih implementasi dari poin-poin perdamaian untuk menyudahi perang di Timur Tengah. Bendera Iran berkibar setelah Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran, di Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026).
Delegasi ini diperkuat dengan sejumlah nama besar Iran, seperti negosiator ulung Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Iran juga menekankan bahwa perjanjian damai yang disepakati oleh AS berarti termasuk menghentikan pertempuran yang terjadi di Lebanon. Artinya, tentara Israel dan Hizbullah juga harus ikut berdamai. Namun, Israel kembali menyerang Lebanon pada Jumat (19/6) dan Sabtu ini, sehingga Iran merespons dengan menutup kembali selat Hormuz.
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa delegasi akan berangkat untuk menindaklanjuti dan meminta implementasi pihak AS, sebagai bagian komitmen dari perjanjian damai. ‘Dan pihak AS harus mengambil langkah yang segera, jika tidak, perdamaian akan bersamalah,’ lanjut Baqaei.


Komentar