Media Pendidikan – 03 Juni 2026 | Sutradara film dokumenter ‘Dirty Vote’, Dandhy Dwi Laksono, membuka suara usai dilaporkan tokoh perempuan adat dari Merauke, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya soal dugaan penipuan dan pengambilan data pribadi terkait film ‘Pesta Babi‘.
‘Saat Mama Yasinta muncul ke publik membela tanah ulayatnya, kami yang ikut mendukungnya, menampakkan identitas jelas,’ ucap Dandhy melalui Instagram @dandhy_laksono.
Dandhy juga menduga ada pihak-pihak yang mau mengaburkan narasi film ‘Pesta Babi’ yang menunjukkan penjajahan di atas tanah Papua.
‘Satu-satunya yang tampak jelas adalah siasat agar kita pelan-pelan kehilangan fokus pada persoalan kolonialisme di Papua,’ ucap Dandhy.
Mama Sinta salah satu narasumber di film dokumentasi Pesta Babi medatangi Polda Metro Jaya, Jumat (29/5), untuk melaporkan dugaan penipuan dan pengambilan data pribadi.


Komentar