Media Pendidikan – 11 Juni 2026 | Produsen otomotif asal China, BYD, mengalami lonjakan perhatian setelah namanya masuk dalam daftar hitam atau blacklist yang dirilis Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS).
Daftar hitam ini dirilis sebagai respons terhadap ancaman keamanan nasional dari perusahaan-perusahaan asing yang diduga mengancam kepentingan Amerika Serikat.
BYD, yang merupakan salah satu produsen otomotif terbesar di China, telah mengalami lonjakan penjualan di pasar Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
Departemen Pertahanan AS telah mengeluarkan pernyataan bahwa BYD telah melakukan kegiatan yang dapat mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.
BYD telah mengangkat suara dalam beberapa hari terakhir untuk menjelaskan posisi mereka dan menyangkal tuduhan yang dilontarkan oleh Departemen Pertahanan AS.
Perusahaan ini telah mengatakan bahwa mereka telah melakukan semua yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan mereka tidak mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.
BYD telah mengajukan permintaan untuk klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut dari Departemen Pertahanan AS.


Komentar