Ekonomi
Beranda » Berita » BRILink Agen Ubah Pangkalan Gas Jadi Sumber Penghasilan Baru

BRILink Agen Ubah Pangkalan Gas Jadi Sumber Penghasilan Baru

BRILink Agen Ubah Pangkalan Gas Jadi Sumber Penghasilan Baru
BRILink Agen Ubah Pangkalan Gas Jadi Sumber Penghasilan Baru

Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | JAKARTA, 4 Mei 2026 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meluncurkan program yang mengubah pangkalan gas menjadi titik layanan keuangan digital melalui jaringan BRILink. Inisiatif ini memberi peluang tambahan bagi pemilik usaha kecil untuk menambah pendapatan dengan menjadi agen BRILink.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya BRI memperluas jangkauan layanan ke seluruh Indonesia, terutama di daerah yang belum terlayani secara optimal oleh cabang bank. Dengan menempatkan mesin ATM, layanan transfer, pembayaran tagihan, dan pembukaan rekening di lokasi strategis seperti pangkalan gas, BRI berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan.

Baca juga:

Langkah Strategis BRI

BRI menargetkan penambahan ribuan agen baru dalam dua tahun ke depan. Pada awal 2026, jaringan BRILink sudah mencakup lebih dari 20.000 titik layanan, namun sebagian besar masih berada di pusat kota. Penambahan pangkalan gas sebagai agen diharapkan menutupi kesenjangan layanan di pinggiran kota dan wilayah pedesaan.

Setiap agen BRILink mendapatkan pendapatan dari komisi transaksi, serta insentif tambahan untuk pencapaian target layanan. BRI menyediakan pelatihan operasional, perangkat lunak, dan dukungan teknis untuk memastikan kelancaran layanan.

Manfaat Bagi Pemilik Pangkalan Gas

Pemilik pangkalan gas yang menjadi agen BRILink dapat memanfaatkan arus pelanggan yang sudah ada. Pelanggan yang datang untuk mengisi bahan bakar kini dapat melakukan transaksi perbankan tanpa harus meninggalkan lokasi. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan, tetapi juga menambah sumber pendapatan bagi pemilik usaha.

Baca juga:

Data internal BRI menunjukkan bahwa agen yang mengoperasikan layanan pembayaran tagihan dan transfer uang menghasilkan rata‑rata tambahan pendapatan sebesar 15‑20 persen per bulan dibandingkan dengan agen yang hanya menyediakan layanan tarik tunai.

Implementasi di Lapangan

Implementasi dimulai dari beberapa wilayah di Jakarta, Bogor, dan Bandung. Di tiap lokasi, BRI menempatkan mesin ATM yang terintegrasi dengan aplikasi mobile banking, sehingga nasabah dapat melakukan transaksi secara mandiri maupun dengan bantuan agen.

Proses pendaftaran agen memakan waktu kurang dari tiga hari kerja, setelah pemilik usaha melengkapi dokumen identitas, surat izin usaha, dan menyetujui perjanjian kerjasama. BRI kemudian memasok perangkat keras dan memberikan pelatihan singkat selama satu hari.

Baca juga:

Selain meningkatkan pendapatan, program ini juga memberikan manfaat sosial. Dengan adanya layanan perbankan di pangkalan gas, masyarakat setempat dapat lebih mudah mengakses layanan keuangan, mengurangi kebutuhan perjalanan jauh ke kantor bank.

BRI menilai bahwa model agen berbasis pangkalan gas memiliki potensi untuk direplikasi di sektor lain, seperti warung kelontong dan minimarket, yang juga memiliki trafik pelanggan tinggi.

Ke depan, BRI berencana menambah fitur layanan digital, termasuk pembukaan rekening secara elektronik, pinjaman mikro, dan layanan investasi mikro melalui aplikasi BRILink. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi BRI sebagai bank terdepan dalam inklusi keuangan di Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *