Nasional
Beranda » Berita » Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid Hj Anis Syarifah di Lokasi Kecelakaan Istrinya

Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid Hj Anis Syarifah di Lokasi Kecelakaan Istrinya

Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid Hj Anis Syarifah di Lokasi Kecelakaan Istrinya
Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid Hj Anis Syarifah di Lokasi Kecelakaan Istrinya

Media Pendidikan – 19 April 2026 | Jalan Nasional Purworejo‑Jogja, Desa Palihan, Temon, Kulonprogo menjadi saksi duka pada 1 Maret 2026 ketika kecelakaan tragis menewaskan Anis Syarifah, istri sah bos rokok HS, Muhammad Suryo. Kejadian itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa, Suryo memutuskan membangun sebuah tempat ibadah di lokasi tepat dimana kecelakaan tersebut terjadi. Pada Jumat, 17 April 2026, ia secara resmi menempatkan batu pertama Masjid Hj Anis Syarifah, bertepatan dengan hari ulang tahun almarhumah istrinya. Upacara peletakan batu pertama dihadiri ratusan warga desa, tokoh agama, serta keluarga dekat, termasuk Surati Julia Wijayanti yang sebelumnya terlibat dalam kecelakaan yang sama.

Baca juga:

Latar Belakang Kecelakaan

Kecelakaan terjadi di jalur lintas antara Purworejo dan Yogyakarta ketika kendaraan Suryo menabrak truk yang melaju dari arah berlawanan. Suryo selamat dengan luka ringan, namun Anis Syarifah tidak dapat selamat. Peristiwa ini menggugah kesadaran akan bahaya lalu lintas di wilayah pedesaan dan memicu diskusi tentang perbaikan infrastruktur jalan.

Visi dan Rencana Pembangunan Masjid

Masjid yang akan dibangun menempati lahan seluas 1.500 meter persegi dengan desain modern. Atapnya mengadopsi gaya limasan tradisional, sementara fasadnya memiliki lengkungan yang menonjolkan kesan kontemporer. Menara masjid dilengkapi dengan lafaz “Allah” di puncaknya, melambangkan harapan Suryo agar tempat ibadah ini menjadi sumber keberkahan bagi seluruh warga.

Suryo menjelaskan bahwa masjid ini bukan sekadar bangunan, melainkan “surat cinta” untuk almarhumah istrinya. Ia menegaskan bahwa bangunan tersebut akan diwakafkan secara permanen untuk kepentingan umum, sehingga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahala bagi Anis Syarifah.

Baca juga:

Desain masjid telah dipublikasikan di akun Instagram pribadi Suryo (@muhammad.surya.yk), menampilkan visual 3D yang menekankan keseimbangan antara nilai estetika dan fungsi keagamaan. Selain tempat sholat, area sekitarnya direncanakan menjadi ruang serbaguna untuk kegiatan sosial, pendidikan, serta pelatihan keagamaan.

Dukungan Masyarakat dan Harapan Kedepan

Warga Desa Palihan menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka berharap masjid akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial, serta meningkatkan rasa kebersamaan di antara penduduk. Pak Abdullah, tokoh desa setempat, menyatakan bahwa masjid ini akan menjadi “keluarga kedua” bagi mereka yang membutuhkan.

Surati Julia Wijayanti, yang sempat terlibat dalam kecelakaan yang sama, mengungkapkan rasa syukurnya karena tragedi tersebut kini berubah menjadi berkah bagi seluruh desa. Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian Suryo memberikan contoh positif tentang bagaimana duka dapat diubah menjadi amal yang bermanfaat.

Baca juga:

Pembangunan diperkirakan selesai dalam kurun waktu enam bulan, dengan target operasional pada akhir tahun 2026. Selama proses konstruksi, Suryo berjanji akan melibatkan tenaga kerja lokal dan menyediakan pelatihan bagi pemuda desa, sehingga proyek ini tidak hanya menghasilkan bangunan, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekonomi setempat.

Dengan selesainya Masjid Hj Anis Syarifah, diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol ketabahan, cinta, dan komitmen seorang suami untuk menunaikan janji cinta kepada istri tercinta. Semangat tersebut diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi cobaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *