Olahraga
Beranda » Berita » Ben Shelton Cetak Rekor Baru, Menjuarai BMW Open Munich 2026 di Tanah Liat

Ben Shelton Cetak Rekor Baru, Menjuarai BMW Open Munich 2026 di Tanah Liat

Ben Shelton Cetak Rekor Baru, Menjuarai BMW Open Munich 2026 di Tanah Liat
Ben Shelton Cetak Rekor Baru, Menjuarai BMW Open Munich 2026 di Tanah Liat

Media Pendidikan – 20 April 2026 | Ben Shelton meraih gelar keempatnya di ATP Tour dengan mengalahkan Flavio Cobolli 6-2, 7-5 pada final BMW Open 2026 di MTTC Iphitos, Munich, Jerman, Minggu 19 April. Kemenangan ini menandai prestasi historis bagi petenis asal Amerika Serikat, yang menjadi pemain pertama dari negaranya menjuarai turnamen tanah liat di level ATP 250 sejak tahun 2002.

Turnamen yang berlangsung selama 90 menit tersebut memperlihatkan dominasi Shelton sejak set pertama. Ia memecah servis Cobolli pada game pembuka dan kemudian menahan enam break point pada servis pertamanya. Pada set kedua, meskipun Cobolli meningkatkan intensitas permainan, servis kuat Shelton tetap tidak terpelintir, sehingga pertandingan selesai tanpa perpanjangan.

Baca juga:

“Saya memulai laga dengan level sangat tinggi seperti sebelumnya melawannya. Tantangannya menjaga level saat permainan lawan mulai meningkat,” ujar Shelton sesudah pertandingan. Ia menambahkan, “Saya mampu melakukannya di set kedua dan bermain sangat baik. Saya puas dengan penampilan saya pekan ini dan usaha yang kami lakukan bersama tim.”

Kemenangan ini meningkatkan posisi Shelton ke peringkat keenam pada live ranking ATP, hanya 30 poin di belakang petenis Kanada Felix Auger‑Aliassime yang berada di posisi lima. Sebelumnya, Shelton sempat kalah dari Alexander Zverev di final Munich pada musim sebelumnya, sehingga keberhasilan kali ini menjadi balasan atas kegagalan tersebut.

Baca juga:

Rekor yang diraih Shelton tidak hanya terbatas pada gelar tanah liat. Ia menjadi pemain Amerika pertama yang mengumpulkan tiga gelar ATP 500 sejak format tersebut diperkenalkan pada 2009, menempatkannya bersama legenda Amerika Andy Roddick dan Andre Agassi dalam daftar elit. Agassi sebelumnya menjadi satu-satunya Amerika yang menjuarai turnamen tanah liat di level ATP 250, tepatnya di Roma pada 2002.

Statistik pertandingan menegaskan dominasi Shelton: ia memenangi 78% poin servis, menghasilkan 12 ace, dan tidak melakukan double fault dalam kedua set. Cobolli, yang sebelumnya mengalahkan Zverev di semifinal, berhasil mencetak 4 break point, namun semua gagal.

Baca juga:

Keberhasilan di Munich menambah daftar prestasi Shelton, yang sebelumnya meraih gelar di Houston pada 2024. Dengan usia 23 tahun, ia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bintang muda tenis dunia yang berpotensi menantang dominasi pemain-pemain Eropa di tanah liat.

Ke depannya, Shelton dijadwalkan berkompetisi di turnamen tanah liat berikutnya di Roma dan kemudian mengincar French Open, di mana ia berharap dapat menambah koleksi gelar Grand Slam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *