Media Pendidikan – 06 April 2026 | LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan resmi membuka pendaftaran Beasiswa Akselerasi Magister 2026. Program beasiswa ini memungkinkan mahasiswa aktif S1 yang telah menempuh minimal 1,5 tahun kuliah untuk langsung melanjutkan studi ke jenjang S2 di luar negeri dengan dukungan finansial penuh.
Jadwal Pendaftaran
Pendaftaran dibuka sejak 2 April 2026 dan berakhir pada 30 April 2026 pukul 15.00 WIB. Seleksi administrasi dilaksanakan 4–7 Mei, diikuti pengumuman hasil pada 12 Mei. Jika ada sanggahan, prosesnya berlangsung 13–15 Mei dengan hasil akhir diumumkan 22 Mei. Seleksi substansi dijadwalkan 25 Mei–5 Juni, dan pemenang akan diumumkan pada 8 Juni. Perkuliahan paling cepat dapat dimulai Juli 2026.
Syarat Umum
- Warga negara Indonesia, mahasiswa S1 aktif yang telah menempuh kuliah minimal 1,5 tahun.
- Masuk dalam 10% teratas per angkatan dan program studi masing‑masing.
- IPK minimal 3,25 (skala 4,00).
- Memiliki sertifikat bahasa Inggris dengan skor minimal: TOEFL iBT 80, TOEFL ITP 550, TOEIC 685, IELTS 6,5, PTE Academic 58, atau Duolingo English Test 120.
- Surat rekomendasi dekan dari perguruan tinggi asal.
- Jika termasuk sasaran khusus, tambahan surat rekomendasi dari kementerian yang ditandatangani pejabat setingkat Eseln II.
- Menandatangani pernyataan kesediaan LPDP, menulis personal statement tentang motivasi, proses pembelajaran, serta rencana pasca‑studi, dan komitmen kembali ke Indonesia.
Komponen Pendanaan
Beasiswa memberikan dua fase pendanaan, yaitu tahap Internasionalisasi Sarjana (S1) dan tahap Magister (S2). Pada tahap pertama, penerima menerima dana pendidikan (biaya pendaftaran, SPP, buku), serta dana pendukung (visa, transportasi, asuransi kesehatan, tunjangan hidup, dana darurat, dan insentif lomba internasional). Pada fase Magister, paket serupa diberikan kembali, ditambah dana bantuan penelitian, seminar, konferensi internasional, dan publikasi jurnal.
Kampus Asal & Tujuan
Program ini tidak berlaku untuk semua perguruan tinggi. Pada skema pertama, mahasiswa berasal dari program studi Manajemen, Kewirausahaan, Rekayasa Pertanian (Institut Teknologi Bandung), Perencanaan Wilayah dan Kota (Universitas Diponegoro), Teknik Industri, Administrasi Bisnis, Agribisnis, Akuntansi, dan bidang terkait di President University serta Universitas Islam Kadiri. Tujuan utama untuk skema pertama adalah program Master of Agricultural & Applied Economics‑Professional Option di University of Wisconsin‑Madison, Amerika Serikat.
Pada skema kedua, kampus asal meliputi Administrasi Bisnis, Manajemen, Hubungan Internasional di President University, serta program Ilmu Ekonomi, Ekonomi Islam, Bisnis Islam, Ilmu Politik, Hubungan Internasional, dan Sosiologi di Universitas Indonesia. Tujuan studi meliputi Master of Science in Foreign Service, Master of Arts in Security Studies, dan Master of Arts in Asian Studies di Georgetown University, Washington, D.C.
Mahasiswa yang memenuhi semua persyaratan dapat mendaftar melalui portal resmi LPDP pada periode yang telah ditetapkan. Proses seleksi menilai administrasi, akademik, kemampuan bahasa, serta kualitas personal statement dan komitmen kembali ke Indonesia.
Dengan skema pendanaan yang komprehensif dan kerja sama dengan universitas terkemuka di Amerika Serikat, Beasiswa Kebanksentralan 2026 menjadi peluang strategis bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menambah nilai kompetensi global dan berkontribusi pada pembangunan nasional setelah menyelesaikan studi.


Komentar