Media Pendidikan – 07 Mei 2026 | Para wisatawan sering tergoda mengambil barang-barang kecil dari kamar hotel setelah menginap, namun tidak semua benda di kamar dapat dibawa pulang begitu saja. Menurut profesor operasional dan teknologi perhotelan Universitas Nevada, Las Vegas, Mehmet Erdem, ada batasan jelas antara barang yang boleh dibawa dan yang harus tetap ditinggalkan.
Apa yang Boleh Dibawa?
Perlengkapan mandi yang bersifat sekali pakai, seperti sabun batang, sampo, kondisioner, serta sandal hotel yang dirancang untuk penggunaan satu kali, diperbolehkan tamu ambil. Erdem menegaskan, “Perlengkapan mandi sekali pakai memang diperbolehkan untuk dibawa tamu,” karena barang‑barang tersebut disediakan khusus untuk keperluan pribadi selama menginap. Alat tulis sederhana yang tersedia di meja kerja kamar – pena, pensil, dan kertas catatan – juga umumnya dianggap sebagai “bonus” yang boleh dibawa pulang.
Apa yang Tidak Boleh Diambil?
Hampir semua barang lain termasuk handuk, sprei, sarung bantal, jubah mandi, pengering rambut, setrika, serta buku atau majalah di dalam kamar sebaiknya tetap berada di tempatnya. “Beberapa tamu salah mengira buku atau majalah yang ada di kamar bisa dibawa pulang, padahal sering kali tidak demikian,” jelas Erdem. Barang‑barang tersebut merupakan aset hotel yang harus dipertahankan untuk kenyamanan tamu berikutnya.
Kasus pencurian barang hotel tidak hanya melibatkan handuk atau sampo. Erdem mengungkap pernah ada tamu yang melepas kepala shower hingga mengupas ubin marmer Italia sebelum check‑out. Tindakan semacam itu jelas masuk kategori pencurian berat.
Risiko Hukum dan Finansial
Pencurian barang hotel dapat berujung pada proses kriminal. Pada tahun 2022, juru bicara Kepolisian Metropolitan Inggris menyatakan bahwa pencurian barang hotel merupakan tindak kriminal yang dapat diproses jika ada laporan. Di Nigeria, seorang perempuan dijatuhi hukuman tiga bulan penjara atau denda setelah terbukti mencuri dua handuk dari Transcorp Hilton Abuja.
Kerugian industri hotel akibat pencurian ringan diperkirakan mencapai 100 juta dolar Amerika Serikat per tahun, menurut American Hotel & Lodging Association. Selain denda atau hukuman penjara, tamu yang ketahuan mencuri dapat masuk daftar “no stay” atau blacklist, yang membuat mereka tidak diterima lagi di jaringan hotel tertentu.
Langkah Aman bagi Tamu
Jika ragu apakah suatu barang boleh dibawa, cara paling aman adalah menanyakan langsung ke staf hotel saat check‑out. Staf biasanya akan memberi konfirmasi apakah barang tersebut termasuk fasilitas gratis atau harus tetap ditinggalkan.
Dengan memahami batasan ini, wisatawan dapat menghindari masalah hukum dan menjaga reputasi pribadi serta hubungan baik dengan industri perhotelan.


Komentar