Media Pendidikan – 27 April 2026 | Tim domino Bangka Belitung B berhasil mengangkat Juara ORADO 2026 pada kategori senior setelah menampilkan permainan yang konsisten dan menguasai jalannya turnamen nasional yang diselenggarakan di JSI Resort Megamendung, Jawa Barat, pada Minggu, 26 April 2026.
Turnamen Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO 2026 mempertemukan atlet domino dari 28 provinsi selama tiga hari. Babak awal hingga final berlangsung ketat, namun Bangka Belitung B berhasil menembus fase delapan besar dan melaju ke final berkat strategi tim yang terkoordinasi.
Pada pertandingan final, Bangka Belitung B berhadapan dengan Jambi B. Dengan taktik pertahanan yang solid dan eksekusi serangan yang tepat, tim asal Bangka Belitung berhasil menumpangkan poin lebih tinggi, menjadikan Jambi B harus puas menempati posisi kedua. Lampung B mengamankan peringkat ketiga, sementara Jawa Barat A berada di peringkat keempat.
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menilai kualitas permainan pada Kejurnas tahun pertama ini semakin merata. Ia menyatakan, “Dari keseluruhan rangkaian hingga partai final, kita melihat kualitas permainan yang semakin merata. Kita juga membangun fondasi pembinaan berkelanjutan agar domino berkembang sebagai olahraga prestasi.”
Giri Bayu Kusumah, Ketua Harian PB ORADO, menegaskan bahwa seluruh pertandingan berjalan sesuai sistem yang telah disiapkan. Menurutnya, konsistensi teknis menjadi kunci utama agar kompetisi tetap adil, transparan, dan menjunjung sportivitas. Ia menambahkan bahwa standar kompetisi nasional mulai terlihat dari kualitas pertandingan hingga babak final, yang menjadi modal penting untuk pengembangan olahraga domino ke depan.
Henry Kurnia Adhi, Ketua Bidang Humas PB ORADO, menyoroti semangat kebersamaan antar provinsi yang terpancar selama Kejurnas. “Domino adalah olahraga strategi yang inklusif dan terus berkembang di Indonesia,” ujarnya.
Selain kompetisi utama, panitia juga menyelenggarakan laga eksebisi bagi peserta yang tidak melaju ke fase lanjutan. Kegiatan ini bertujuan menjaga semangat kompetisi hingga akhir acara. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan medali dan trofi kepada para pemenang, menandai keberhasilan Bangka Belitung B serta menegaskan posisi domino sebagai olahraga yang semakin profesional di tingkat nasional.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Bangka Belitung, tetapi juga memberikan dorongan bagi provinsi lain untuk meningkatkan program pembinaan domino. Dengan dukungan dari pemerintah dan asosiasi, diharapkan standar kompetisi akan terus naik, menjadikan domino tidak hanya sebagai hobi tetapi juga sebagai olahraga industri yang dapat menghasilkan atlet berprestasi di kancah internasional.


Komentar