Media Pendidikan – 02 Juni 2026 | Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan dalam beberapa hari terakhir.
Eskalasi terbaru ini terjadi di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.
Selain itu, AS juga melancarkan serangan udara terhadap pangkalan militer Iran di dekat kota Chabahar.
Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan roket terhadap pangkalan militer AS di dekat kota Al Udeid di Qatar.
Serangan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik antara AS dan Iran, yang telah berlangsung selama beberapa tahun.
Konflik ini dipicu oleh perbedaan pandangan antara AS dan Iran mengenai isu-isu seperti nuklir, keamanan, dan perdagangan energi.
AS telah lama mengkritik Iran atas program nuklirnya yang disebut-sebut sebagai ancaman bagi keamanan global.
Iran, di sisi lain, menolak untuk menghentikan program nuklirnya dan menuduh AS sebagai pelanggar HAM.
Konflik ini telah memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional, terutama karena potensi bencana di Selat Hormuz yang dapat mempengaruhi perdagangan energi dunia.


Komentar