Media Pendidikan – 28 Juni 2026 | Libur sekolah telah tiba, dan banyak orang berbondong-bondong untuk melakukan perjalanan. Namun, kemacetan parah di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Gilimanuk, Jembrana, Bali, menjadi sorotan utama. Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) telah mengungkap bahwa kemacetan ini bukan disebabkan oleh kekurangan armada kapal.
Data menunjukkan bahwa jumlah kapal yang beroperasi di pelabuhan tersebut cukup untuk menampung penumpang dan kendaraan. Namun, kurangnya koordinasi dan pengelolaan yang efektif menyebabkan kemacetan parah.
Gapasdap juga menyarankan agar pemerintah dan pengelola pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan lalu lintas. Dengan demikian, kemacetan di Ketapang-Gilimanuk dapat diminimalkan dan perjalanan menjadi lebih lancar.


Komentar