Media Pendidikan – 06 April 2026 | Pada Kamis, 2 April 2026, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menjadi sorotan publik setelah sidang sengketa pribadi antara mantan suami istri selebriti, Ammar Zoni dan Irish Bella, digelar. Dalam persidangan yang berlangsung cukup tegang, Ammar Zoni secara terbuka menuding Irish Bella sebagai penyebab utama perselisihan yang kini dibawa ke ranah hukum, sekaligus memancing reaksi tajam dari sesama artis, Haldy Sabri, yang menegur sikap pembelaan berlebihan.
Ammar Zoni, yang dikenal sebagai aktor dan presenter televisi, pernah menikah dengan aktris Irish Bella pada tahun 2021. Pernikahan mereka yang awalnya disambut hangat publik berakhir dengan perceraian pada akhir 2024, setelah serangkaian rumor perselingkuhan dan pertengkaran yang terus mengemuka di media sosial. Kedua belah pihak telah mengajukan gugatan terkait hak asuh anak dan pembagian harta bersama, namun prosesnya belum selesai hingga kini.
Sidang yang berlangsung pada hari Kamis itu di ruang persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menampilkan keduanya, meski keduanya tidak hadir secara fisik karena menggunakan kuasa hukum masing‑masing. Ammar Zoni, melalui kuasa hukumnya, menyampaikan pernyataan yang menyoroti tindakan Irish Bella yang dinilai memperkeruh situasi. “Saya menilai bahwa Irish Bella sengaja mempublikasikan hal‑hal yang tidak relevan dan menambah beban emosional saya serta anak kami,” ujar kuasa Ammar dalam sebuah pernyataan tertulis yang dibacakan di depan hakim.
Penegasan Ammar tersebut memicu kegemparan karena menyinggung nama mantan istri secara langsung di depan publik. Tidak lama setelah pernyataan itu tercatat, Haldy Sabri, seorang aktor senior yang dikenal memiliki hubungan baik dengan kedua belah pihak, melontarkan komentar di sebuah acara talkshow pagi hari. “Jangan bikin pembelaan yang lebay, bawa‑bawa istri orang seperti itu cuma menambah drama yang tidak perlu,” kata Haldy dengan nada tegas namun tetap menjaga kesopanan.
Reaksi Haldy Sabri segera menyebar luas di media sosial. Pengguna Twitter dan Instagram membagi pendapat menjadi dua kubu utama: sebagian mendukung pernyataan Haldy yang dianggap mengingatkan agar tidak memperkeruh masalah pribadi di ranah publik, sementara yang lain menilai komentar tersebut mengabaikan hak Irish Bella untuk menyampaikan pendapatnya secara terbuka. Tagar #HaldySabri dan #AmmarZoniTrending muncul dalam hitungan menit, menandakan besarnya perhatian netizen terhadap perseteruan ini.
Dari sudut pandang hukum, hakim memutuskan untuk menunda keputusan akhir terkait hak asuh dan pembagian harta, dengan catatan bahwa kedua belah pihak harus menahan diri dari pernyataan yang dapat memperparah konflik. Hakim juga menekankan pentingnya proses mediasi di luar ruang sidang, mengingat dampak emosional yang dirasakan oleh anak di tengah perseteruan orang tua mereka.
Para pengamat hukum menilai bahwa tuduhan Ammar Zoni terhadap Irish Bella, meskipun tidak langsung berupa fitnah, tetap dapat menimbulkan konsekuensi hukum jika terbukti tidak berdasar. Sementara itu, komentar Haldy Sabri yang menyerukan agar tidak “bawa‑bawa istri orang” dalam pembelaan, dipandang sebagai upaya meredam penggunaan nama pribadi dalam sengketa publik yang berpotensi melanggar privasi.
Berbagai media hiburan pun menambahkan laporan mereka dengan menyoroti latar belakang hubungan kedua mantan suami istri tersebut, termasuk peristiwa sebelumnya yang melibatkan tuduhan perselingkuhan, pernyataan di media sosial, serta dampak psikologis pada anak mereka yang masih berusia tiga tahun. Semua faktor ini menambah kompleksitas kasus yang tidak sekadar soal harta atau hak asuh, melainkan juga mencakup dimensi emosional dan reputasi publik.
Secara keseluruhan, sidang ini menjadi cerminan betapa masalah pribadi selebriti dapat meluas menjadi perdebatan publik yang melibatkan banyak pihak, termasuk sesama artis, pengamat hukum, dan jutaan netizen. Harapan semua pihak, terutama para orang tua, adalah agar proses hukum dapat berjalan lancar tanpa menambah beban mental pada anak yang terlibat, sekaligus menegakkan prinsip keadilan dan privasi yang menjadi hak setiap individu.


Komentar