Media Pendidikan – 22 April 2026 | Panitia Khusus (Pansus) DPRD Tangerang Selatan mengonfirmasi bahwa aliran Aliran Kali Ciputat di kawasan Bintaro terputus pada akhir pekan kemarin. Penemuan ini menimbulkan pertanyaan mengenai perubahan fungsi jalur sungai yang selama ini menjadi bagian penting dari jaringan drainase wilayah.
Anggota Pansus melakukan inspeksi langsung di titik kritis sekitar kompleks perumahan Bintaro pada tanggal 20 April 2026. Mereka menemukan bahwa aliran air tiba‑tiba berhenti di suatu area, sementara bekas alur sungai tampak beralih menjadi zona yang tidak lagi berfungsi sebagai saluran air. Observasi tersebut didukung oleh foto‑foto yang menunjukkan perubahan lebar dan kemiringan alur, menandakan kemungkinan intervensi fisik.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab perubahan fungsi jalur,” ujar salah satu anggota Pansus dalam pernyataan resmi. Penemuan ini memicu keprihatinan warga sekitar yang mengandalkan aliran tersebut untuk mengalirkan limpasan hujan, terutama mengingat potensi peningkatan risiko banjir di wilayah yang padat penduduk.
Pihak DPRD Tangerang Selatan menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti temuan ini. Sekretaris Pansus mengindikasikan bahwa langkah selanjutnya meliputi pengumpulan data teknis, koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, serta pemanggilan pihak‑pihak terkait yang mungkin terlibat dalam perubahan alur. Seluruh proses diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang melindungi fungsi ekologis dan hidrologis Aliran Kali Ciputat.
Hingga kini, belum ada keputusan final mengenai penyebab pasti pemutusan aliran. Namun, Pansus berjanji akan terus memantau situasi dan melaporkan temuan lanjutan kepada publik. Upaya ini diharapkan dapat mencegah dampak negatif lebih lanjut serta memastikan bahwa fungsi sungai kembali optimal untuk kepentingan lingkungan dan masyarakat.


Komentar