Media Pendidikan – 05 Juni 2026 | Rencana pemerintah membentuk Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) melalui Kementerian Pertahanan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan jurnalis dan pegiat hak asasi manusia. Menurut Asosiasi Jurnalis Independen (AJI), BTP dapat mempersempit demokrasi dan mengancam kebebasan pers.
AJI menyatakan bahwa pembentukan BTP dapat membawa dampak negatif pada kebebasan berpendapat dan beraktivitas masyarakat. Mereka khawatir bahwa BTP dapat digunakan sebagai alat represi terhadap kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan pemerintah.
Pada saat yang sama, PBHI juga mengkritik rencana pembentukan BTP. Mereka mengatakan bahwa BTP dapat mengancam kebebasan pers dan menghancurkan demokrasi.
Kronologi pembentukan BTP masih belum jelas, namun pemerintah telah mengumumkan bahwa BTP akan segera dibentuk. AJI dan PBHI telah mengajukan protes kepada pemerintah untuk menangguhkan pembentukan BTP.
Sementara itu, pemerintah masih belum memberikan klarifikasi tentang rencana pembentukan BTP. Namun, mereka telah mengatakan bahwa BTP akan dijadwalkan untuk dibentuk pada tahun ini.


Komentar