Ekonomi
Beranda » Berita » Airlangga Hartarto: Dunia Nilai Ekonomi Indonesia Kuat, Berikut Alasannya

Airlangga Hartarto: Dunia Nilai Ekonomi Indonesia Kuat, Berikut Alasannya

Airlangga Hartarto: Dunia Nilai Ekonomi Indonesia Kuat, Berikut Alasannya
Airlangga Hartarto: Dunia Nilai Ekonomi Indonesia Kuat, Berikut Alasannya

Media Pendidikan – 27 April 2026 | Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pada konferensi pers yang diadakan di Jakarta bahwa ekonomi Indonesia tetap kuat meski berada di tengah gejolak ekonomi global. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang publikasi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini, yang menunjukkan angka optimis sebesar 5,2 persen.

Airlangga menambahkan bahwa keyakinan internasional terhadap ekonomi Indonesia tercermin dari penilaian positif yang diberikan oleh dua lembaga keuangan dunia, International Monetary Fund (IMF) dan Asian Development Bank (ADB). Kedua institusi tersebut menilai Indonesia memiliki fondasi makroekonomi yang solid, kebijakan fiskal yang terukur, serta prospek investasi yang menjanjikan.

Baca juga:

“Kami melihat Indonesia sebagai ekonomi yang resilient, didukung oleh kebijakan struktural yang konsisten dan dukungan investasi domestik serta asing,” ujar Airlangga Hartarto dalam sambutannya. Ia menekankan pentingnya reformasi regulasi, percepatan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan produktivitas sektor industri sebagai pendorong utama pertumbuhan berkelanjutan.

Baca juga:

Faktor-faktor tersebut diyakini akan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Sektor manufaktur, khususnya yang berbasis teknologi tinggi, diproyeksikan akan mengalami kenaikan ekspor sebesar 8-10 persen. Di sisi lain, konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor penggerak utama, diperkirakan menyumbang lebih dari 60 persen dari total PDB.

Baca juga:

Dengan dukungan kebijakan moneter yang stabil dan upaya pemerintah dalam memperluas jaringan digital, Airlangga optimis bahwa ekonomi Indonesia akan terus menarik perhatian investor asing. Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar Indonesia dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang telah tercapai, sehingga negara tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia‑Pasifik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *