Pendidikan
Beranda » Berita » Karantina PKM 2026 Unismuh Makassar Dorong Mahasiswa FT UM Siapkan Karir ke Jepang

Karantina PKM 2026 Unismuh Makassar Dorong Mahasiswa FT UM Siapkan Karir ke Jepang

Karantina PKM 2026 Unismuh Makassar Dorong Mahasiswa FT UM Siapkan Karir ke Jepang
Karantina PKM 2026 Unismuh Makassar Dorong Mahasiswa FT UM Siapkan Karir ke Jepang

Media Pendidikan – 07 April 2026 | UNISMuh Makassar menutup rangkaian Karantina Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 pada Senin, 6 April 2026, di Aula Lantai 2 Balai Sidang Muktamar. Acara penutupan yang dipimpin Rektor Dr Ir Abd Rakhim Nanda, MT, IPU, menandai berakhirnya tiga hari coaching intensif yang melibatkan ratusan mahasiswa, tim reviewer nasional, serta fasilitator.

Sejak dimulai pada 4 April, karantina menampung 98 proposal yang lolos seleksi internal dari 163 draft, menyesuaikan kuota tier 2 Unismuh Makassar yang sekitar 100 proposal. Proses pembinaan dimulai dari roadshow ke semua fakultas pada akhir Januari, dilanjutkan workshop untuk dosen pendamping, penjaringan ide, verifikasi, revisi, hingga pendampingan daring dan luring.

Baca juga:

Fokus pada Kualitas, Bukan Kuantitas

Ketua Divisi Pengembangan Prestasi dan Kreativitas Mahasiswa LPKA, Dr Dian Pramana Putra, menegaskan bahwa desain program tahun ini lebih sistematis, menitikberatkan pada kualitas naskah yang siap bersaing di tingkat nasional. “Kami tidak sekadar mengejar jumlah, melainkan memastikan setiap proposal memiliki substansi kuat dan kesiapan teknis,” ujarnya.

Reviewer Nasional PKM, Dr Andi Muhammad Irfan Tauhan Asfar, menilai atmosfer PKM di Unismuh Makassar tahun ini berbeda. Ia mencatat peningkatan antusiasme dan kualitas gagasan, serta menekankan pentingnya orientasi menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), bukan hanya sekadar pendanaan.

Peran Karantina dalam Membentuk Mental Juara

Rektor Rakhim menekankan bahwa partisipasi mahasiswa dalam PKM bukan sekadar target jangka pendek, melainkan sarana pembentukan karakter dan “mental juara” untuk bersaing di masa depan. Ia menyoroti bahwa lulusan kini harus siap menghadapi tantangan global, termasuk peluang kerja di luar negeri.

Dalam konteks tersebut, Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah (UM) secara aktif mendukung mahasiswa yang menargetkan karir internasional, termasuk peluang kerja di Jepang. Pengalaman PKM dianggap sebagai nilai tambah yang memperkuat kompetensi teknis, kemampuan riset, dan bahasa Inggris, yang menjadi prasyarat utama bagi perusahaan Jepang yang mencari talenta teknik.

Harapan dan Langkah Selanjutnya

Meski penutupan karantina telah selesai, pendampingan teknis masih berlanjut hingga malam hari untuk memastikan semua proposal siap diunggah sebelum batas akhir nasional. Universitas berharap setidaknya sebagian besar proposal dapat memperoleh pendanaan dan melaju ke Pimnas.

Dengan semangat “PKM Unismuh” dan yel-yel “Mental juara”, mahasiswa menutup acara dengan optimism tinggi, menanti hasil seleksi nasional yang akan membuka peluang tidak hanya di dunia akademik, namun juga di pasar kerja internasional, termasuk Jepang.

Secara keseluruhan, Karantina PKM 2026 menjadi bukti komitmen Unismuh Makassar dalam menumbuhkan ekosistem prestasi, sekaligus mempersiapkan mahasiswanya untuk bersaing di tingkat global.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *