Media Pendidikan – 04 April 2026 | Putaran ke-26 Liga Super 2025/2026 menyuguhkan dua laga penting yang berpengaruh pada posisi klasemen sementara. Di Banten International Stadium, Dewa United (DU) berhasil menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0, sementara di Stadion Kanjuruhan, Arema FC harus puas berbagi tiga poin setelah imbang 1-1 melawan Malut United.
Dewa United Menggenggam Tiga Poin Penting
Pertandingan antara Dewa United dan PSIM Yogyakarta berlangsung pada Jumat malam, 3 April 2026. Gol penentu datang pada menit ke-60 melalui tendangan penalti Alex Martins setelah Ivar Jenner dilanggar di kotak penalti. Penalty tersebut dieksekusi dengan sempurna, memaksa kiper Cahya Supriadi menepis bola, namun tetap tidak dapat menghalau pukulan Martins.
Kemenangan tipis ini mengangkat Dewa United ke peringkat kesembilan dengan 37 poin, hasil dari 11 kemenangan, empat kali seri, dan 11 kali kalah. Posisi ini menempatkan mereka satu poin di belakang PSIM yang berada di urutan kedelapan dengan 38 poin. Meskipun PSIM gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, mereka masih mempertahankan selisih satu poin dari DU berkat catatan sembilan kemenangan, 11 seri, dan enam kekalahan.
Arema FC Tertahan oleh Malut United
Di Malang, Arema FC menjamu Malut United dalam laga yang berlangsung intens sejak menit pertama. Malut United sempat membuka keunggulan pada menit ke-13, namun gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh David da Silva sebelum proses gol. Arema kembali unggul pada menit ke-26 lewat sundulan keras Hansamu Yama Pranata setelah menerima umpan pojok dari Gustavo Franca.
Usaha balasan Malut United tidak sia-sia. David da Silva berhasil menyeimbangkan kedudukan pada menit ke-41 lewat titik putih setelah tekanan terus-menerus pada pertahanan Arema. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga, menandai hasil imbang yang cukup berarti bagi kedua tim.
Berbagi poin ini membuat Arema FC tetap berada di peringkat ke-11 dengan 32 poin, sementara Malut United meneguhkan posisinya di papan empat teratas dengan total 46 poin.
Dampak pada Klasemen Sementara
Setelah dua pertandingan pekan ke-26, klasemen Super League menunjukkan pergeseran dinamis. Dewa United, yang sebelumnya berada di luar zona empat besar, kini menutup jarak dengan tim-tim papan atas hanya selisih tiga poin dari posisi keempat. Sementara itu, PSIM Yogyakarta berusaha mengembalikan performa setelah serangkaian hasil imbang, berharap dapat melaju lebih tinggi di minggu-minggu berikutnya.
Di sisi lain, Arema FC harus mengakui bahwa poin yang didapatkan tidak cukup untuk meningkatkan posisinya secara signifikan, mengingat persaingan di bagian tengah klasemen semakin ketat. Malut United, dengan poin 46, berada dalam jarak yang dapat diraih untuk menembus zona juara, namun mereka harus menjaga konsistensi untuk menghindari penurunan mendadak.
Dengan sisa jadwal yang masih panjang, setiap poin menjadi krusial. Tim-tim papan atas seperti Persija, Persib, dan PSM juga akan berusaha memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen, sementara klub-klub yang berada di zona degradasi harus berjuang mengumpulkan hasil positif untuk menghindari turun.
Secara keseluruhan, pekan ke-26 memberikan gambaran bahwa kompetisi Super League 2025/2026 masih sangat terbuka. Kemenangan Dewa United atas PSIM menambah tekanan pada tim-tim yang berada di atasnya, sementara hasil imbang antara Arema FC dan Malut United menegaskan bahwa setiap laga dapat berbalik arah dalam sekejap.


Komentar