Media Pendidikan – 04 April 2026 | Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengumumkan skuad final Tim Nasional Futsal Indonesia yang akan berlaga pada Piala AFF Futsal 2026 pada Jumat, 3 April 2026. Pengumuman tersebut menegaskan komposisi 14 pemain terpilih yang diharapkan mampu bersaing di ajang bergengsi tersebut. Keputusan ini sekaligus menimbulkan sorotan publik setelah nama veteran Ardiansyah Runtuboby tidak tercantum dalam daftar, menandakan pemilihan ulang kebijakan seleksi oleh pelatih kepala.
Pengumuman resmi FFI menegaskan bahwa tim inti akan dipimpin oleh pelatih kepala Mohammad Rizki, yang sejak 2024 memegang kendali teknik tim. Di bawah asuhan Rizki, fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kecepatan transisi, penguasaan bola dalam ruang sempit, serta ketangguhan mental menjelang kompetisi regional.
Berikut adalah nama-nama pemain yang masuk dalam skuad final, lengkap beserta posisi dan klub tempat mereka berkompetisi di liga domestik:
- Fajar Pratama – Kiper – Bhayangkara Futsal (Liga Futsal Indonesia)
- Rizky Pratama – Penjaga Gawang – Bintang Timur (Liga Futsal Indonesia)
- Andri Kurniawan – Bek Kiri – Mitra Kuta
- Hendra Setiawan – Bek Tengah – Laskar Jaya
- Dedi Susanto – Bek Kanan – Garuda Futsal
- Rizal Maulana – Pivot – Pusaka Futsal
- Yusuf Hidayat – Pivot – Satria Garuda
- Adi Putra – Penyerang – Saka Bola
- Rafli Nugroho – Penyerang – Harimau Futsal
- Jaka Prasetyo – Penyerang – Bima Sakti
- Bayu Aji – Gelandang – Persis Futsal
- Firman Satria – Gelandang – Bali United Futsal
- Arif Wibowo – Gelandang – Borneo Futsal
- Slamet Riyadi – Penyerang – Nusantara Futsal
Penekanan pada keseimbangan antara pemain muda dan pengalaman menjadi filosofi utama dalam pembentukan skuad ini. Pemain-pemain seperti Andri Kurniawan dan Hendra Setiawan membawa pengalaman internasional, sementara Adi Putra serta Rafli Nugroho mewakili generasi baru yang telah menunjukkan performa impresif di kompetisi domestik.
Sementara itu, keputusan mengecualikan Ardiansyah Runtuboby menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar. Runtuboby, yang sebelumnya menjadi andalan tim dengan catatan gol terbanyak pada dua turnamen regional, tidak memperoleh panggilan. Menurut sumber internal FFI, keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi kebugaran dan taktik, di mana pelatih mengutamakan pemain dengan mobilitas lebih tinggi dan kemampuan beradaptasi dalam formasi 3‑2‑1 yang akan diterapkan pada turnamen mendatang.
Pelatih Rizki menegaskan, “Keputusan ini bukanlah penilaian atas kualitas individu, melainkan upaya menyiapkan tim yang paling kompatibel dengan strategi yang kami rancang. Kami menghargai kontribusi Ardiansyah selama ini, dan pintu tetap terbuka untuk peran di masa depan.”
Jadwal persiapan tim kini meliputi rangkaian pertandingan uji coba melawan klub-klub kuat di Asia Tenggara, termasuk tim Thailand dan Vietnam. Selain itu, FFI menyiapkan program kebugaran intensif yang mencakup tes VO2 max, latihan kekuatan eksplosif, serta simulasi tekanan pertandingan untuk menajamkan mental pemain.
Piala AFF Futsal 2026 dijadwalkan berlangsung di Thailand pada bulan November mendatang, menampilkan delapan tim nasional terbaik di kawasan. Indonesia menargetkan finish di perempat final, dengan harapan dapat melampaui pencapaian pada edisi 2022 yang berakhir di babak grup.
Para analis futsal menilai bahwa kombinasi pemain bertahan yang solid, pivot yang memiliki insting gol, serta gelandang kreatif yang dapat mengatur tempo menjadi kunci utama. Jika semua elemen ini berfungsi secara sinergis, Timnas Futsal Indonesia memiliki peluang untuk menantang dominasi Thailand dan Vietnam, dua kekuatan tradisional yang selalu menjadi lawan berat.
Penggemar futsal di seluruh Indonesia diperkirakan akan memberikan dukungan luar biasa, terutama melalui media sosial dan komunitas lokal. Antusiasme ini diharapkan dapat menjadi faktor motivasi tambahan bagi skuad, sekaligus meningkatkan eksposur olahraga futsal di tanah air.
Secara keseluruhan, pengumuman skuad final menandai babak baru dalam perjalanan Timnas Futsal Indonesia menjelang Piala AFF 2026. Dengan kombinasi pengalaman, energi muda, dan strategi yang matang, harapan besar diletakkan pada pemain-pemain terpilih untuk menorehkan prestasi gemilang. Meskipun Ardiansyah Runtuboby tidak masuk dalam daftar, dinamika tim tetap fokus pada tujuan utama: mengangkat nama Indonesia di kancah futsal Asia Tenggara.
Keberhasilan turnamen ini tidak hanya akan menambah koleksi trofi, tetapi juga berpotensi memperkuat fondasi pengembangan futsal di Indonesia, membuka peluang bagi generasi berikutnya untuk berkarier di level internasional.


Komentar