Media Pendidikan – 03 Juli 2026 | PT Garam dan Kementerian Kelautan telah menandatangani kesepakatan untuk mengelola Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi garam nasional dan mencapai swasembada garam.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan produksi garam nasional dan mencapai swasembada garam,” kata Direktur Utama PT Garam. K-SIGN di NTT dipilih karena memiliki potensi besar untuk pengembangan industri garam.
PT Garam berencana untuk mengembangkan infrastruktur pendukung, seperti jalan akses, pelabuhan, dan fasilitas pengolahan garam. Dengan demikian, diharapkan produksi garam nasional dapat meningkat dan Indonesia dapat mencapai swasembada garam.
Proyek K-SIGN di NTT ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal dan menciptakan lapangan kerja. Dengan adanya proyek ini, diharapkan perekonomian daerah dapat berkembang dan meningkat.


Komentar