Media Pendidikan – 02 Juli 2026 | Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus menyebut persoalan pembangunan kawasan Rempang sebagai pelajaran penting bagi pemerintah dalam membenahi tata kelola investasi nasional. Menurutnya, kasus ini menjadi contoh nyata bahwa tata kelola investasi yang baik sangat penting untuk mencegah praktik-praktik yang tidak sehat dalam pengelolaan proyek-proyek besar.
Iskandar Sitorus mengatakan, “Kasus Rempang menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa tata kelola investasi nasional harus diperbaiki agar tidak terjadi lagi kasus-kasus serupa.” Ia menekankan bahwa pemerintah harus memperkuat regulasi dan pengawasan untuk mencegah penyelewengan dalam pengelolaan investasi.
Data menunjukkan bahwa investasi di Indonesia masih belum efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan dalam tata kelola investasi nasional untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan investasi.
Dengan demikian, kasus Rempang dapat dijadikan sebagai pelajaran berharga bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola investasi nasional dan mencegah kasus-kasus serupa di masa depan.


Komentar