Media Pendidikan – 29 Juni 2026 | Sejumlah akademisi perguruan tinggi mengapresiasi arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.
Para akademisi menilai arahan yang disampaikan Kepala Negara mampu membangkitkan semangat optimisme di kalangan civitas akademika. Terlebih lagi, arahan ini untuk pembangunan Indonesia, sekaligus mendorong semangat para akademisi untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Salah satunya, disampaikan Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Indri Arrafi. Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan arahan yang penuh optimisme, untuk secara bersama membangun masa depan bangsa Indonesia.
‘Kalau kita mendengar semua yang disampaikan, pidato para menteri dan juga apa yang disampaikan oleh Pak Presiden. Kita melihat (Pidato Presiden), kepada optimisme untuk pembangunan negara Indonesia,’ kata Indri saat ditemui usai mengikuti Sarasehan Kebangsaan KSTI.
Dalam arahan itu, Presiden Prabowo juga memberikan penjelasan terkait kondisi geopolitik saat ini. Meski situasi itu berdampak ke Indonesia, namun Presiden mengajak seluruh kalangan akademisi melihat kondisi tersebut dari sisi positif.
Pandangan tersebut diungkapkannya, juga diminta Presiden Prabowo untuk menyikapi berbagai persoalan di Indonesia seperti kemiskinan dan pengangguran. Presiden dikatakan Indri, mengajak seluruh kalangan akademika untuk tetap optimistis bahwa masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan berkolaborasi.


Komentar