Media Pendidikan – 26 Juni 2026 | Bali, sebuah destinasi wisata yang sangat populer di Indonesia. Namun, perlu diingat bahwa industri pariwisata di Bali masih menghadapi beberapa tantangan, salah satunya adalah ketidaksepakatan dalam hal regulasi. Oleh karena itu, Kanwil Kemenkum Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Analisis dan Evaluasi Produk Hukum Daerah (Anev) Bidang Kepariwisataan, Kamis (25/6) yang lalu.
Acara tersebut dihadiri oleh para pakar hukum dan pejabat pemerintah, yang membahas tentang cara meningkatkan harmonisasi regulasi pariwisata di Bali. Menurut Kadiv PPPH, tujuan utama acara tersebut adalah untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui industri pariwisata.
“Harmonisasi regulasi pariwisata sangat penting untuk meningkatkan perekonomian daerah,” kata Kadiv PPPH. “Dengan harmonisasi regulasi, kita dapat meningkatkan kepercayaan investasi dan meningkatkan pendapatan daerah.”
Acara tersebut juga membahas tentang cara meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam pengelolaan pariwisata di Bali. Selain itu, acara tersebut juga membahas tentang cara meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan.
“Kita harus meningkatkan keamanan dan keselamatan wisatawan,” kata Kadiv PPPH. “Dengan meningkatkan keamanan dan keselamatan, kita dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.”
Acara tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk meningkatkan harmonisasi regulasi pariwisata di Bali. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan kepercayaan investasi.


Komentar