Media Pendidikan – 20 Juni 2026 | Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menegaskan pentingnya perlindungan hak warga. Menurutnya, negara harus hadir menjaga harkat dan martabat manusia melalui perlindungan nyata bagi warga.
Hal ini disampaikan oleh Mugiyanto saat memberikan sambutan dalam forum “Cangkrukan Kemanusiaan: Wakil Menteri HAM Mirengaken Aktivis HAM Suroboyo” yang digelar di Coffee Historia, Surabaya, Sabtu, 20 Juni 2026.
“Mahasiswa dan jurnalis adalah elemen masyarakat sipil dan mereka bagian dari pilar demokrasi. Karena itu, kekerasan terhadap jurnalis dan mahasiswa harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kebebasan sipil dan kualitas demokrasi kita,” kata Mugiyanto.
Para peserta forum menyoroti berbagai persoalan HAM, termasuk dugaan kekerasan terhadap jurnalis serta lambannya penanganan kasus. Mugiyanto menekankan bahwa perlindungan terhadap jurnalis bukan hanya menyangkut profesi pers, tetapi juga hak masyarakat memperoleh informasi yang bebas.
“Masyarakat membutuhkan mekanisme pelaporan yang jelas, termasuk respons awal dan pengawalan kasus hingga tindak lanjut,” ujar Wamen HAM.
Forum ini juga membahas berbagai isu lainnya, seperti program Makan Bergizi Gratis yang dinilai bermasalah, kasus keracunan di sejumlah daerah, serta pembatasan kebebasan berpendapat melalui tekanan digital, buzzer, dan penangkapan aktivis.


Komentar