Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | Ukraina telah meluncurkan serangan drone terbesar ke Moskow, Rusia, pada saat Presiden Putin menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Rusia. Serangan ini membakar kilang minyak di Moskow, menyebabkan kerusakan besar-besaran dan kematian beberapa orang.
Presiden Putin telah mengancam akan melakukan balasan atas serangan ini, tetapi detail ancamannya tidak diketahui. Ukraina telah mengaku bertanggung jawab atas serangan ini dan telah menjanjikan akan melakukan serangan lainnya jika Rusia tidak berhenti menyerang Ukraina.
Serangan drone ini juga menunjukkan perubahan strategi Ukraina dalam melaksanakan serangan ke Rusia. Ukraina telah menggunakan drone untuk melaksanakan serangan ke Rusia, yang menunjukkan bahwa mereka telah meningkatkan kemampuan militer mereka.
Para analis telah mengatakan bahwa serangan drone ini akan memiliki dampak besar-besaran ke Rusia dan akan membantu untuk mengurangi kemampuan ekonomi Rusia. Mereka juga telah mengatakan bahwa serangan ini akan meningkatkan tekanan politik atas Rusia untuk berhenti menyerang Ukraina.
Ukraina telah mengajukan permintaan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan intervensi dalam konflik ini, tetapi Rusia telah menolak permintaan ini. Ukraina telah menjanjikan akan melakukan serangan lainnya jika Rusia tidak berhenti menyerang Ukraina.
Perlu diingat bahwa konflik ini masih berlangsung dan belum ada penyelesaian yang jelas. Namun, serangan drone ini menunjukkan bahwa Ukraina telah meningkatkan kemampuan militer mereka dan akan terus melakukan serangan ke Rusia.


Komentar