Media Pendidikan – 18 Juni 2026 | Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa pembubaran kegiatan dialog antara pemerintah dan mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan anomali dalam kehidupan demokrasi kampus.
Qodari menjelaskan bahwa kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko bukanlah agenda baru dan telah mendapatkan izin sebelumnya.
Qodari menegaskan bahwa masyarakat, termasuk lingkungan kampus, terdiri dari beragam kelompok dengan aspirasi dan pandangan yang berbeda, dan bahwa perbedaan pandangan seharusnya dijawab melalui dialog dan forum diskusi, bukan dengan membubarkan kegiatan pihak lain.
Ia juga menambahkan bahwa dalam sistem demokrasi, perbedaan pandangan seharusnya dijawab melalui dialog dan forum diskusi, bukan dengan membubarkan kegiatan pihak lain.
Qodari menekankan bahwa pemerintahan harus berjalan dengan mempertemukan berbagai macam perbedaan pendapat dan bahwa forum diskusi harus dilawan dengan forum yang lain, bukan dengan dibubarkan.


Komentar