Sains & Teknologi
Beranda » Berita » Pemerintah Terapkan Biodiesel B50, Apa Bedanya dengan Biosolar Lainnya?

Pemerintah Terapkan Biodiesel B50, Apa Bedanya dengan Biosolar Lainnya?

Pemerintah Terapkan Biodiesel B50, Apa Bedanya dengan Biosolar Lainnya?
Pemerintah Terapkan Biodiesel B50, Apa Bedanya dengan Biosolar Lainnya?

Media Pendidikan – 18 Juni 2026 | Pemerintah akan mulai menerapkan biodiesel B50 secara nasional pada 1 Juli 2026. Kebijakan ini menjadi langkah lanjutan dalam program pencampuran bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit yang sebelumnya dimulai melalui B35 dan B40.

B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar. Biodiesel tersebut berasal dari minyak kelapa sawit yang diolah menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

Baca juga:

Perbedaan paling mendasar terletak pada persentase campuran biodiesel di dalam bahan bakar. Semakin tinggi angka di belakang huruf “B”, semakin besar kandungan biodieselnya. “Dengan kandungan biodiesel yang lebih tinggi, B50 diproyeksikan mampu mengurangi konsumsi solar berbasis fosil hingga sekitar 4 juta kiloliter per tahun,” kata pemerintah.

Baca juga:

B50 juga menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan solar murni. Karena itu, penggunaan biodiesel dinilai dapat membantu menekan polusi udara dan mendukung target pengurangan emisi nasional.

Baca juga:

Sebelumnya, implementasi B40 disebut mampu menekan emisi hingga puluhan juta ton karbon dioksida ekuivalen. Pemerintah berharap B50 dapat memberikan manfaat lingkungan yang lebih besar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *