Media Pendidikan – 15 Juni 2026 | Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), telah mengusulkan anggaran Rp 815,56 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 untuk program kompor listrik. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengurangi impor LPG.
Bahlil juga menyebutkan bahwa program kompor listrik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang memiliki akses terbatas pada energi. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, Bahlil juga menyebutkan bahwa program kompor listrik dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dengan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi biaya impor LPG, program ini dapat membantu meningkatkan daya saing industri di Indonesia.
Usulan anggaran Rp 815,56 miliar ini merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, program kompor listrik dapat menjadi salah satu solusi yang efektif untuk mengatasi masalah energi di Indonesia.


Komentar